Hilang di Tengah Hutan? Galaxy S26 Bakal Bisa Telepon Langsung ke Satelit!

Hilang di Tengah Hutan? Galaxy S26 Bakal Bisa Telepon Langsung ke Satelit!
Sumber :
  • LPIT Thariq Bin Ziyad

Gadget – Bayangkan: Anda tersesat di gurun pasir, kapal pesiar mogok di tengah Samudra Hindia, atau sedang mendaki gunung terpencil tanpa sinyal, tanpa jaringan seluler, tapi tetap bisa menelepon darurat. Bukan sekadar mengirim pesan teks, melainkan panggilan suara langsung ke tim penyelamat.

Samsung Siapkan Pendinginan Baru untuk Exynos, RAM Tak Lagi Panas

Menurut bocoran terbaru, Samsung Galaxy S26 mungkin menjadi ponsel pertama yang benar-benar mewujudkan skenario itu. Bukan hanya sebagai "fitur darurat", tapi sebagai solusi komunikasi penuh berbasis satelit lengkap dengan kemampuan suara, teks, bahkan video call di masa depan.

Ini bukan sekadar rumor biasa. Di balik ambisi besar Samsung terdapat Exynos Modem 5410, chip modem eksternal canggih yang dirancang khusus untuk mendukung teknologi Direct-to-Cell (DTC) lompatan besar dari sistem SOS satelit generasi sebelumnya.

Mengenal Segmen HP Samsung: Low Entry dan Mid Entry Dibedah Tuntas

Artikel ini mengupas asal-usul teknologi ini, standar satelit yang digunakan, perbedaan antara versi Exynos dan Snapdragon, serta implikasinya bagi pengguna global.

Dari “Kirim Pesan Darurat” ke “Telepon Langsung via Satelit”

Samsung Rilis Galaxy A17 5G dan Tab A11+, Harga Murah Fitur Niat

Selama ini, fitur satelit di smartphone seperti yang ada di iPhone 14/15 atau Galaxy S25 hanya memungkinkan pengguna mengirim pesan teks darurat ke layanan penyelamat. Sistem ini berguna, tapi sangat terbatas. Anda tidak bisa menjelaskan situasi secara detail, tidak bisa mengonfirmasi lokasi secara real-time, dan tidak bisa mendengar suara penolong.

Samsung ingin mengubah itu. Dengan Exynos Modem 5410, Galaxy S26 disebut akan mendukung panggilan suara dua arah via satelit, berkat integrasi tiga standar satelit canggih:

1. LTE Direct-to-Cell (DTC)
Ini adalah terobosan utama. LTE DTC memungkinkan panggilan suara langsung tanpa perangkat tambahan. Tidak perlu antena eksternal besar seperti pada ponsel satelit tradisional (misalnya Iridium). Cukup angkat ponsel, cari satelit, dan telepon mirip seperti panggilan biasa, hanya saja jalurnya melewati orbit Bumi.

2. NB-IoT NTN (Narrowband IoT over Non-Terrestrial Networks)
Standar ini fokus pada keandalan di area mati sinyal. Meski bandwidth-nya rendah, NB-IoT NTN mampu mengirim teks dan data lokasi dengan konsumsi daya sangat rendah, ideal untuk situasi bertahan hidup jangka panjang.

3. NR-NTN (New Radio over Non-Terrestrial Networks)
Inilah fondasi untuk masa depan. NR-NTN menawarkan bandwidth tinggi yang memungkinkan video call via satelit fitur yang belum pernah hadir di ponsel konsumen. Meski mungkin belum aktif saat peluncuran, keberadaannya menunjukkan bahwa Galaxy S26 dirancang untuk masa depan konektivitas global tanpa batas.

Halaman Selanjutnya
img_title