Jangan Salahkan RAM Dulu! Penyebab Utama Lemot Ternyata di Penyimpanan

Jangan Salahkan RAM Dulu! Penyebab Utama Lemot Ternyata di Penyimpanan
Sumber :
  • Pinterest

Aplikasi seperti browser (Chrome, Firefox), media player, dan media sosial (Instagram, TikTok) menyimpan cache agar bisa memuat konten lebih cepat. Namun, cache yang tidak pernah dibersihkan justru menjadi masalah:

Tips Ampuh Bersihkan File Tak Terpakai di Penyimpanan Gadget Anda
  • Memakan ruang penyimpanan berharga
  • Memaksa sistem memindai ribuan file kecil saat startup
  • Menyebabkan lag saat sinkronisasi data

Contoh nyata: browser dengan 100+ tab yang pernah dibuka bisa menyimpan puluhan gigabyte cache media tanpa sepengetahuan pengguna. Saat sistem mencoba mengindeks atau membersihkan cache ini, CPU dan disk bekerja ekstra, yang dirasakan sebagai “lemot”.

Huawei Perkenalkan SSD Portabel Super Tangguh: Tetap Kencang Meski Dilindas Truk

4. Penggunaan Swap Meningkat, Sistem Jadi Tersendat

Ketika RAM penuh, sistem secara otomatis menggunakan ruang swap di penyimpanan sebagai memori virtual. Ini normal tapi hanya efektif jika penyimpanan cepat dan memiliki ruang bebas cukup.

Tips Ampuh Membersihkan Cache Smart TV agar Performa Maksimal!

Jika penyimpanan penuh atau lambat:

  • Proses swapping (memindahkan data antara RAM dan disk) jadi sangat lambat
  • Aplikasi bisa freeze selama 1–3 detik saat data dipindahkan
  • Pengalaman multitasking terganggu, terutama di laptop dengan RAM ≤8 GB

Pada perangkat Android, ini terlihat saat aplikasi tiba-tiba “dimuat ulang” meski baru ditutup karena sistem tidak bisa menyimpan status aplikasi di memori virtual akibat ruang penyimpanan terbatas.

5. Pembaruan Sistem Gagal atau Tertunda

Pembaruan sistem baik Windows Update, pembaruan Android, atau iOS membutuhkan ruang sementara untuk mengekstrak dan menginstal file baru. Biasanya, dibutuhkan 5–15 GB ruang kosong, tergantung versi.

Jika ruang tidak cukup:

  • Pembaruan gagal di tengah jalan
  • Sistem masuk ke mode “setengah jadi”, yang bisa merusak stabilitas
  • File log dan sementara menumpuk karena proses pembaruan terus diulang

Akibatnya, perangkat tidak hanya lemot tapi juga rentan bug keamanan dan kompatibilitas karena tidak menerima pembaruan penting.

6. Waktu Boot dan Loading Aplikasi Membengkak

Saat dinyalakan, sistem harus:

  • Membaca konfigurasi dari ratusan file
  • Memuat layanan latar belakang
  • Memindai lokasi aplikasi dan data pengguna

Jika penyimpanan penuh atau berantakan, proses ini diperlambat oleh fragmentasi logis dan beban I/O tinggi. Hasilnya:

  • Waktu boot meningkat dari 10 detik jadi 30+ detik
  • Aplikasi butuh waktu lebih lama untuk menampilkan antarmuka
  • Animasi transisi terasa patah-patah
Halaman Selanjutnya
img_title