Redmi Turbo 5 Pro Lolos Sertifikasi 3C, Tanda Peluncuran Sudah Dekat
- redmi
Redmi Turbo 5 Pro semakin dekat ke peluncuran setelah kembali menorehkan jejak penting di jalur sertifikasi. Terbaru, ponsel pintar ini tercatat telah lolos uji otoritas 3C di Tiongkok. Sebelumnya, perangkat yang sama juga telah mengantongi sertifikasi radio, sehingga sinyal kehadirannya di pasar kian menguat. Dalam dunia teknologi, kelulusan sertifikasi 3C sering kali menjadi indikasi bahwa sebuah perangkat sudah siap diperkenalkan ke publik dalam waktu dekat.
Dalam basis data 3C, Redmi Turbo 5 Pro terdaftar dengan nomor model 2602BRT18C. Dari dokumen tersebut, terungkap bahwa perangkat ini mendukung teknologi pengisian daya super cepat hingga 100W. Meski demikian, seperti kebiasaan sertifikasi 3C lainnya, informasi yang diungkap masih terbatas pada aspek daya dan pengisian baterai, tanpa merinci spesifikasi teknis lain seperti kamera atau performa chipset.
Menariknya, bukan hanya varian Pro yang mendapatkan sorotan. Redmi Turbo 5 versi standar juga telah lebih dulu muncul di sertifikasi 3C pada awal November lalu, dengan dukungan pengisian daya 100W yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa Xiaomi tampaknya ingin menyamakan standar kecepatan pengisian di seluruh lini Turbo 5, sehingga pengguna bisa menikmati pengalaman pengisian cepat tanpa harus memilih varian tertinggi.
Biasanya, kelulusan uji sertifikasi seperti ini menjadi penanda bahwa peluncuran sudah di depan mata. Berdasarkan laporan sebelumnya, Xiaomi disebut-sebut akan memperkenalkan Redmi Turbo 5 dan Turbo 5 Pro sebelum Festival Musim Semi di Tiongkok. Artinya, jika rumor tersebut akurat, peluncuran kemungkinan besar akan berlangsung sebelum memasuki minggu ketiga Februari. Waktu ini dinilai strategis karena berdekatan dengan momen belanja besar di pasar domestik.
Dari sisi spesifikasi, Redmi Turbo 5 dan Turbo 5 Pro diprediksi membawa sejumlah kesamaan utama. Keduanya disebut akan mengusung layar datar LTPS beresolusi 1,5K yang menjanjikan tampilan tajam dan efisien daya. Selain itu, Xiaomi juga dikabarkan menyematkan sensor sidik jari ultrasonik di dalam layar, sebuah fitur yang umumnya hadir di ponsel kelas menengah atas hingga flagship. Untuk menunjang kesan premium, rangka tengah berbahan logam juga diperkirakan menjadi standar di kedua model ini.