Gaming Seharian Tanpa Ngecas, Ini Smartphone Baterai 10.000 mAh Paling Tangguh

OUKITEL WP210 5G
Sumber :
  • OUKITEL

Di tengah meningkatnya kebutuhan pengguna akan smartphone yang awet seharian, ponsel dengan baterai jumbo menjadi incaran banyak orang. Terlebih lagi bagi gamer kasual, pekerja lapangan, hingga pengguna yang aktif menonton video dan streaming, kapasitas baterai besar kini bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan utama. Menariknya, tren smartphone dengan baterai 10.000 mAh ke atas mulai ramai dibicarakan dan diprediksi akan semakin berkembang menuju 2026.

Tips Beli HP di 2026: Jangan Tergiur Spek Tinggi Semata!

Seiring dengan itu, sejumlah produsen menghadirkan perangkat dengan daya tahan baterai luar biasa, meskipun sebagian besar masih berada di segmen rugged phone atau ponsel tangguh. Meski demikian, performanya tetap cukup mumpuni untuk gaming ringan hingga menengah. Berikut rangkuman smartphone baterai besar yang layak dipertimbangkan.

OUKITEL WP60 Rugged 5G menjadi salah satu perangkat yang paling mencuri perhatian. Smartphone ini dibekali baterai sekitar 10.000 mAh yang mampu bertahan hingga dua hari penggunaan aktif, bahkan lebih untuk pemakaian normal. Dengan daya sebesar itu, pengguna bisa bermain gim, menonton video, atau bekerja seharian tanpa khawatir mencari colokan listrik. Selain itu, dukungan jaringan 5G membuat koneksi internet tetap stabil dan cepat. Layarnya yang lebar serta kamera beresolusi tinggi juga menjadi nilai tambah. Tak kalah penting, desain rugged membuat ponsel ini tahan benturan dan cocok untuk penggunaan ekstrem. Oleh karena itu, OUKITEL WP60 sangat pas bagi gamer kasual yang mengutamakan daya tahan baterai dibanding tampilan ramping.

Efek Pengisian Cepat 200W vs 65W pada Kesehatan Baterai HP

Selanjutnya ada Doogee Blade 10 yang hadir sebagai alternatif menarik di kelas baterai besar. Meskipun spesifikasi detailnya tidak seagresif ponsel gaming mainstream, perangkat ini menawarkan daya tahan yang solid dan bodi tangguh. Umumnya, Doogee Blade 10 dirancang untuk pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan, namun tetap ingin menikmati gim ringan seperti Free Fire atau Asphalt. Di sisi lain, performa CPU dan GPU-nya tergolong standar, sehingga kurang ideal untuk gim berat dengan grafis tinggi. Meski begitu, dari segi ketahanan dan efisiensi daya, ponsel ini tetap layak dilirik.

Pilihan berikutnya datang dari OUKITEL WP210 5G yang membawa baterai hampir 9.000 mAh. Walau kapasitasnya sedikit di bawah 10.000 mAh, daya tahannya tetap impresif untuk penggunaan harian maupun hiburan. Ditambah lagi, konektivitas 5G dan desain rugged membuatnya unggul di kelas harga menengah. Bagi pengguna yang menginginkan baterai besar dengan harga lebih terjangkau, OUKITEL WP210 bisa menjadi solusi yang seimbang antara performa dan ketahanan.

Snapdragon 7 Gen 4 vs 7 Gen 3: Performa Melompat Drastis!

Selain perangkat dengan fokus baterai jumbo, terdapat pula opsi alternatif yang patut diperhitungkan. Sonim XP10, misalnya, dikenal sebagai smartphone ultra-rugged dengan ketahanan tingkat tinggi. Ponsel ini dirancang untuk kondisi ekstrem dan penggunaan profesional, seperti di sektor industri atau lapangan. Baterainya memang besar dan terkenal awet, namun fokusnya bukan pada performa gaming. Oleh sebab itu, Sonim XP10 lebih cocok bagi pengguna yang mengutamakan keandalan dan daya tahan fisik dibanding pengalaman bermain gim berat.

Sementara itu, iQOO 15 hadir sebagai opsi berbeda. Meski kapasitas baterainya tidak mencapai 10.000 mAh, smartphone ini menawarkan performa gaming yang jauh lebih serius. Chipset kelas atas, GPU bertenaga, serta optimalisasi sistem membuat iQOO 15 mampu menjalankan gim berat dengan lancar. Dengan kata lain, perangkat ini cocok bagi gamer yang lebih mementingkan performa dibanding daya tahan baterai super besar. Walaupun harus lebih sering mengisi daya, pengalaman bermain yang dihadirkan jauh lebih maksimal.

Lantas, bagaimana cara memilih smartphone baterai besar yang tepat untuk gaming? Pertama, perlu dipahami bahwa baterai besar memang menjanjikan durasi penggunaan lebih lama, namun tidak otomatis menghasilkan performa gim yang mulus. Faktor utama tetap terletak pada chipset dan GPU yang digunakan. Kedua, smartphone dengan baterai 10.000 mAh umumnya berada di kelas menengah dan mengusung desain rugged, sehingga ideal untuk gaming ringan hingga menengah serta aktivitas harian tanpa henti. Ketiga, bagi pengguna yang menginginkan keseimbangan, disarankan memilih perangkat dengan baterai minimal 8.000 mAh, chipset kelas menengah ke atas dari Snapdragon atau Dimensity, serta layar dengan refresh rate setidaknya 90 Hz agar pengalaman visual lebih halus.

Sebagai catatan, hingga saat ini ponsel gaming flagship dari merek besar dengan baterai 10.000 mAh masih tergolong langka di pasar global. Namun demikian, tren pengembangan perangkat dengan baterai super jumbo terus berkembang, bahkan diperkirakan akan semakin terlihat pada 2026 mendatang. Dengan demikian, konsumen memiliki semakin banyak pilihan sesuai kebutuhan dan anggaran.

Pada akhirnya, memilih smartphone baterai besar bukan hanya soal angka kapasitas, melainkan juga tentang keseimbangan antara performa, desain, dan kenyamanan penggunaan. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, pengguna dapat menemukan perangkat yang paling sesuai untuk mendukung aktivitas gaming maupun kebutuhan sehari-hari.