Microsoft Hapus Aktivasi Offline Windows dan Office
- Istimewa
Langkah ini memperkuat upaya Microsoft mendorong adopsi sistem manajemen lisensi modern yang terintegrasi dengan akun pengguna. Perusahaan mengklaim bahwa aktivasi online jauh lebih cepat, aman, dan efisien.
Implikasi Kebijakan Digital
Penghapusan opsi aktivasi offline Windows memicu beragam kekhawatiran di komunitas teknologi. Dampak terbesar dirasakan oleh pengguna di wilayah dengan infrastruktur internet yang belum memadai. Mereka kini kesulitan memvalidasi software resmi.
Keputusan ini juga mempengaruhi pengguna yang menjalankan sistem operasi versi lebih tua, seperti Windows 7, atau perangkat yang memang jarang terhubung ke internet. Ketika pengguna tersebut mencoba aktivasi via panggilan telepon, mereka menerima pengalihan otomatis ke portal online. Hal ini secara efektif menciptakan hambatan aktivasi di lingkungan jaringan terbatas.
Dorongan Menuju Konsolidasi Digital
Perubahan ini mencerminkan tren yang lebih luas dari Microsoft untuk memperketat dan memusatkan proses lisensi. Mereka telah memblokir beberapa metode aktivasi tidak resmi, seperti skrip KMS38 yang sebelumnya populer, melalui pembaruan sistem keamanan.
Meskipun demikian, bagi sebagian besar pengguna modern, aktivasi online sudah menjadi metode utama dan paling direkomendasikan. Aktivasi daring mengirimkan informasi verifikasi langsung ke server Microsoft, menyelesaikan proses dengan cepat, terutama pada perangkat yang selalu tersambung. Kebijakan baru ini menandai modernisasi layanan di era digital, tetapi juga menantang hak pengguna untuk memiliki opsi aktivasi yang fleksibel.