Harga Smartphone Naik Tak Pengaruhi Penjualan; Strategi 'Pay Later' Jadi Kunci
- Istimewa
Mengapa Permintaan Tetap Tinggi? Fokus pada Gaming dan Edukasi
Kebutuhan masyarakat terhadap smartphone memang terus meningkat setiap tahun. Peningkatan permintaan ini didorong oleh dua segmen besar konsumen dengan kebutuhan berbeda, yaitu anak muda dan orang tua.
Dominasi Kebutuhan Performa Tinggi
Kebanyakan pembeli muda mencari ponsel dengan kinerja optimal, terutama terkait dengan kapasitas penyimpanan dan performa grafis. Mereka mayoritas membeli ponsel baru untuk kebutuhan bermain game online. Oleh sebab itu, spesifikasi RAM dan performa menjadi indikator penting bagi segmen ini.
Ponsel Terjangkau untuk Pendidikan
Sementara itu, kebutuhan smartphone juga melonjak di kalangan orang tua. Mereka mencari ponsel untuk mendukung aktivitas belajar anak-anak, terutama para pelajar. Orang tua cenderung mencari perangkat dengan harga relatif terjangkau, namun tetap menjamin performa yang stabil.
Prediksi Tren Penjualan Smartphone dan Analisis Akhir
Melihat tren pembelian dan minat konsumen yang solid, Yosen memprediksi beberapa seri ponsel akan laris manis ke depannya. Seri premium seperti Samsung S26 dan iPhone 17 diproyeksikan akan mencatatkan lonjakan penjualan.
Meskipun terjadi fluktuasi harga di tahun 2026, Yosen menegaskan bahwa faktor kebutuhan jauh lebih dominan. Kebutuhan akan smartphone akan terus meningkat seiring kemajuan teknologi dan digitalisasi. Selain itu, kemudahan bertransaksi, terutama melalui sistem cicilan, menjamin bahwa daya beli masyarakat tetap terjaga kuat. Kenaikan harga terbukti tidak mampu membendung laju pertumbuhan pasar ponsel pintar di Indonesia.