Harga Smartphone Naik Tak Pengaruhi Penjualan; Strategi 'Pay Later' Jadi Kunci

Harga Smartphone Naik Tak Pengaruhi Penjualan; Strategi 'Pay Later' Jadi Kunci
Sumber :
  • Istimewa

Mengapa Permintaan Tetap Tinggi? Fokus pada Gaming dan Edukasi

Snapdragon 8 Elite Gen 6 Berpotensi Diproduksi Samsung, Era Baru Manufaktur Chip 2nm

Kebutuhan masyarakat terhadap smartphone memang terus meningkat setiap tahun. Peningkatan permintaan ini didorong oleh dua segmen besar konsumen dengan kebutuhan berbeda, yaitu anak muda dan orang tua.

Dominasi Kebutuhan Performa Tinggi

Baterai 20.000mAh Layak Dimiliki? Ini Kelebihan & Risiko Nyatanya

Kebanyakan pembeli muda mencari ponsel dengan kinerja optimal, terutama terkait dengan kapasitas penyimpanan dan performa grafis. Mereka mayoritas membeli ponsel baru untuk kebutuhan bermain game online. Oleh sebab itu, spesifikasi RAM dan performa menjadi indikator penting bagi segmen ini.

Ponsel Terjangkau untuk Pendidikan

Bocoran 6 Produk Baru Apple 2026: iPhone 17e, Chip M5 MacBook Pro

Sementara itu, kebutuhan smartphone juga melonjak di kalangan orang tua. Mereka mencari ponsel untuk mendukung aktivitas belajar anak-anak, terutama para pelajar. Orang tua cenderung mencari perangkat dengan harga relatif terjangkau, namun tetap menjamin performa yang stabil.

Prediksi Tren Penjualan Smartphone dan Analisis Akhir

Melihat tren pembelian dan minat konsumen yang solid, Yosen memprediksi beberapa seri ponsel akan laris manis ke depannya. Seri premium seperti Samsung S26 dan iPhone 17 diproyeksikan akan mencatatkan lonjakan penjualan.

Meskipun terjadi fluktuasi harga di tahun 2026, Yosen menegaskan bahwa faktor kebutuhan jauh lebih dominan. Kebutuhan akan smartphone akan terus meningkat seiring kemajuan teknologi dan digitalisasi. Selain itu, kemudahan bertransaksi, terutama melalui sistem cicilan, menjamin bahwa daya beli masyarakat tetap terjaga kuat. Kenaikan harga terbukti tidak mampu membendung laju pertumbuhan pasar ponsel pintar di Indonesia.