Snapdragon X2 Elite Extreme Tantang Apple M4 Max, Ini Hasil Benchmark-nya
- qualcomm
Selanjutnya, Snapdragon X2 Elite 18-core dengan kode X2E-88-100 mencatat skor single-core 3.838 dan skor multi-core melonjak hingga 20.320. Performa ini menempatkannya sejajar dengan Apple M4 Pro, yang selama ini dikenal sebagai salah satu prosesor laptop paling bertenaga di kelasnya.
Puncak performa ditunjukkan oleh Snapdragon X2 Elite Extreme 18-core dengan kode X2E-96-100. Dalam pengujian Geekbench, prosesor ini mencetak skor single-core 4.072 dan skor multi-core 23.611. Angka tersebut setara dengan performa Apple M4 Max, bahkan sedikit lebih unggul dalam pengujian single-core. Sebagai perbandingan, M4 Max tercatat meraih skor single-core sekitar 3.913, meskipun masih unggul dalam pengujian multi-core dengan skor sekitar 25.669.
Perbedaan ini menunjukkan bahwa Qualcomm kini benar-benar serius menantang Apple di ranah performa CPU. Walaupun Apple masih memimpin dalam beban kerja multi-core berat, keunggulan Snapdragon X2 Elite Extreme di sisi single-core menjadi sinyal kuat bahwa kesenjangan performa semakin menyempit.
Meski demikian, benchmark bukanlah satu-satunya penentu pengalaman pengguna. Faktor seperti optimalisasi sistem operasi, kompatibilitas aplikasi, dan efisiensi daya tetap memegang peranan penting. Kabar baiknya, Windows on ARM kini bukan lagi sekadar proyek percobaan. Dukungan aplikasi semakin luas, performa emulasi terus meningkat, dan ekosistemnya mulai matang.
Dengan kehadiran Snapdragon X2, Qualcomm seolah ingin menegaskan bahwa mereka tidak lagi berada di belakang dalam persaingan silikon PC. Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin laptop Windows berbasis ARM akan menjadi alternatif serius bagi pengguna yang selama ini hanya melirik MacBook.