MRG-B2100D-2A: G-Shock Premium Casio Sentuhan Pagoda Jepang

MRG-B2100D-2A: G-Shock Premium Casio Sentuhan Pagoda Jepang
Sumber :
  • Istimewa

Casio WS1800 Hadir dengan Desain Retro, Baterai Tahan 10 Tahun
  • Casio meluncurkan lini MRG-B2100D-2A yang mengambil inspirasi desain dari Pagoda Lima Tingkat Mt. Haguro, Jepang.
  • Arloji ini menggunakan material premium berkekuatan tinggi seperti titanium Ti64, Cobarion, dan DAT55G.
  • Fitur fungsional mencakup Tough Solar, Multi-Band 6, Bluetooth, dan kristal safir anti-reflektif.
  • Casio MRG-B2100D-2A dibanderol sekitar 572.000 yen (sekitar Rp59 juta).

Langka & Eksklusif: Casio MRG-B2100D-2A Hadir dengan Tekstur Kayu Tradisional & Bluetooth

Casio kembali memperkuat lini G-Shock kelas atas dengan memperkenalkan seri terbaru mereka, Casio MRG-B2100D-2A. Jam tangan mewah ini membangun fondasi desain kokoh dari seri 2100 yang sangat familiar, namun kini dihiasi sentuhan inspirasi budaya Jepang yang mendalam. Penggabungan material premium ekstrem dan warisan seni tradisional menempatkan MRG-B2100D-2A sebagai arloji yang sangat eksklusif.

Model baru ini segera menarik perhatian kolektor global. Casio memastikan bahwa setiap detail pada MRG-B2100D-2A mencerminkan kualitas manufaktur terbaik. Perangkat ini diproduksi langsung di "pabrik induk" Casio yang berlokasi dekat dengan sumber inspirasi utamanya.

Bocoran Casio G-Shock MRG Terbaru: Lebih Elegan, Masih Tahan Banting!

Menelusuri Inspirasi Budaya pada Casio MRG-B2100D-2A

Desain jam tangan G-Shock Premium ini secara spesifik mengambil inspirasi dari Pagoda Lima Tingkat di Gunung Haguro. Lokasi ini berada di Prefektur Yamagata, Jepang. Pagoda bersejarah tersebut merupakan salah satu Harta Nasional Jepang yang telah berdiri sejak abad ke-10.

Casio memanfaatkan lokasi bersejarah ini untuk menanamkan narasi visual yang kuat. Mereka menciptakan sebuah arloji yang bukan hanya penunjuk waktu, tetapi juga mahakarya seni portabel.

Filosofi Warna Indigo dan Tekstur Kigumi

Warna dial arloji ini menampilkan nada biru indigo yang sangat dalam. Casio menjelaskan bahwa warna tersebut merefleksikan citra Pagoda yang diselimuti kabut pagi saat fajar menyingsing. Secara tradisional, warna ini dikenal sebagai "hanada-iro".

Menariknya, corak warna biru ini dapat bergeser secara halus tergantung pada sudut pandang dan pencahayaan. Selain itu, tekstur dial mempertahankan bentuk oktagonal khas seri 2100. Casio menggunakan pola yang terinspirasi oleh kigumi, teknik penyambungan kayu tradisional Jepang, menghasilkan tekstur berlapis dan dimensi tiga yang kaya.

Material Eksklusif: Titanium, Cobarion, dan Daya Tahan

Halaman Selanjutnya
img_title