Waspada! Jutaan Akun Terima Email Reset Password Instagram

Waspada! Jutaan Akun Terima Email Reset Password Instagram
Sumber :
  • Istimewa
  • Abaikan Email Mencurigakan: Jangan pernah mengklik tautan apa pun di dalam email jika Anda tidak merasa melakukan permintaan reset password. Jika Anda mengabaikan pesan tersebut, kata sandi Anda dijamin tidak akan berubah.
  • Verifikasi Domain Pengirim: Pastikan email datang dari domain resmi @mail.instagram.com. Korespondensi resmi dari Instagram hanya menggunakan domain ini. Domain lain adalah indikasi kuat penipuan.
  • Aktifkan Autentikasi Dua Faktor (2FA): Fitur ini wajib diaktifkan segera. 2FA memberikan lapisan keamanan esktra yang sangat penting, sehingga peretas tidak bisa masuk meskipun mereka mengetahui kata sandi Anda.
  • Ganti Kata Sandi Berkala: Jika Anda merasa khawatir akun terancam, segera ganti kata sandi secara mandiri. Lakukan pergantian langsung melalui aplikasi resmi Instagram, bukan melalui tautan di email.
Login ASN Digital 2025 Wajib MFA, Ini Cara Aman Akses Akun Resmi BKN

Jaminan Keamanan Resmi dari Meta dan Klarifikasi Instagram

Menanggapi gelombang keresahan ini, Meta, sebagai induk perusahaan Instagram, akhirnya memberikan klarifikasi. Juru bicara Instagram menjamin bahwa tidak ada pelanggaran keamanan pada sistem mereka. Mereka menegaskan akun pengguna tetap aman.

Goodbye 30 Hashtag! Instagram Uji Batas 3 Tagar—Strategi atau Bencana?

"Kami telah memperbaiki masalah yang memungkinkan pihak eksternal untuk meminta email pengaturan ulang kata sandi bagi beberapa pengguna Instagram,” ujar Juru Bicara tersebut. Meta menekankan mereka ingin meyakinkan semua orang bahwa sistem mereka tidak disusupi.

Meta juga menyampaikan permohonan maaf atas kebingungan yang timbul. Mereka mendesak publik untuk mengabaikan email permintaan reset password Instagram tersebut sepenuhnya.

Alan Dye Tinggalkan Apple, Meta Siapkan Desain Baru untuk Perangkat AI

Instagram menambahkan, penerimaan email reset password tidak serta merta menunjukkan peretasan. Kemungkinan besar, insiden ini terjadi karena ada orang yang salah mengetik alamat email atau username saat mencoba masuk ke akun mereka sendiri. Hanya pihak yang mengetahui kata sandi atau mengklik tautan di email yang dapat mengakses akun Anda.