Snapdragon X2 Plus Keok? Skor Benchmark Kalah Telak dari Apple M4
- Istimewa
- Qualcomm meluncurkan Snapdragon X2 Plus sebagai opsi lebih terjangkau untuk laptop Windows.
- Chip ini secara mengejutkan gagal mengungguli Apple M4, prosesor yang lebih tua dari Apple Silicon.
- Apple M4 mencatat keunggulan signifikan, melampaui Snapdragon X2 Plus hingga 30% dalam pengujian rendering grafis dan CPU tertentu.
- Notebook yang ditenagai Snapdragon X2 Plus baru akan tersedia di pasaran pada kuartal kedua mendatang.
Qualcomm baru saja memperkenalkan Snapdragon X2 Plus di panggung CES 2026. Chipset ini menjadi anggota termuda di keluarga X2, mendampingi X2 Elite dan X2 Elite Extreme. Tujuan utama peluncuran X2 Plus adalah menggerakkan notebook Windows kelas menengah dan menantang dominasi Apple Silicon.
Namun demikian, laporan terbaru menunjukkan Qualcomm kembali menelan kekalahan pahit. Hasil uji benchmark sintetis mengungkapkan bahwa Snapdragon X2 Plus tertinggal jauh di belakang performa Apple M4, chip yang dirilis pada tahun 2024. Persaingan ini semakin ketat, tetapi Apple masih mempertahankan keunggulan performanya.
Detail Perbandingan Performa CPU Berdasarkan Geekbench dan Cinebench
PCMAG melakukan serangkaian pengujian sintetis untuk membandingkan kinerja kedua chip andal ini. Tes utama berfokus pada kekuatan komputasi CPU, menggunakan Geekbench 6 dan Cinebench 2024. Data menunjukkan bahwa Apple M4 masih memiliki kinerja yang jauh lebih kuat di beberapa area penting.
Keunggulan Performa Single-Core
Pada pengujian Geekbench 6, yang mengukur performa inti tunggal, Apple M4 menunjukkan dominasi signifikan. M4 mencatat skor 3.859, sedangkan Snapdragon X2 Plus hanya meraih 3.311. Ini berarti M4 unggul hingga 16,55% dalam kinerja single-core.
Selain itu, skenario serupa terjadi pada Cinebench 2024. Apple M4 mencetak skor 173, melampaui X2 Plus yang hanya 133. Secara persentase, M4 memimpin sebesar 30,08% dalam kinerja inti tunggal. Kekuatan single-core ini sangat penting untuk responsivitas sistem dan aplikasi sehari-hari.
Hasil Multi-Core yang Tipis
Menariknya, persaingan menjadi sangat ketat saat beralih ke beban kerja multi-core. Di Geekbench 6, M4 sedikit unggul (15.093 berbanding 14.940). Keunggulan M4 hanya 1,02%.
Sebaliknya, Snapdragon X2 Plus justru berhasil membalikkan keadaan tipis pada Cinebench 2024 multi-core. X2 Plus mencatat skor 1.011, sementara M4 mendapat 993. Angka ini menandakan X2 Plus unggul tipis sebesar 1,81% pada skenario rendering multi-core yang intensif.