Snapdragon X2 Plus Keok? Skor Benchmark Kalah Telak dari Apple M4
- Istimewa
Kekalahan di Sektor Grafis dan Komputasi Intensif
Keunggulan Apple M4 semakin terlihat jelas pada pengujian grafis dan beban kerja berat 3D. Pengujian 3DMark, termasuk Steel Nomad Light dan Solar Bay, mengevaluasi kemampuan GPU pada kedua SoC.
Pada Steel Nomad Light, M4 mencapai skor 3.949, meninggalkan X2 Plus yang hanya 3.067. Ini menunjukkan M4 28,76% lebih cepat dalam rendering ringan. Situasi serupa terjadi di 3DMark Solar Bay, di mana M4 mencetak 15.580, unggul 24,39% dari X2 Plus (12.525).
Kinerja GPU yang jauh tertinggal ini menyiratkan bahwa pengalaman bermain gim atau menjalankan aplikasi kreatif berat pada laptop berbasis Snapdragon X2 Plus mungkin tidak sebaik pesaingnya yang menggunakan Apple Silicon.
Analisis Pasar dan Prospek Ketersediaan
Secara spesifikasi, Snapdragon X2 Plus sebenarnya terlihat impresif. Chip ini menawarkan cache memori, bandwidth, dan TOPS (Tera Operations Per Second) yang lebih tinggi dibanding Apple M4. Namun, integrasi perangkat keras dan optimalisasi perangkat lunak yang matang membuat Apple Silicon tetap unggul secara keseluruhan.
Meskipun gagal melampaui M4, chip X2 Plus tetap menjadi peningkatan yang signifikan dibandingkan Snapdragon X Plus sebelumnya. Bahkan, data menunjukkan seri X2 dari Qualcomm mampu memberikan persaingan kuat terhadap chip performa tinggi dari Intel dan AMD. Ini menjadi catatan positif bagi masa depan laptop Windows.
Perlu dicatat bahwa benchmark sintetis hanya memberikan gambaran awal; pengalaman pengguna di dunia nyata mungkin berbeda. Saat ini, pengguna masih harus menunggu sedikit lebih lama. Notebook Windows yang ditenagai oleh Snapdragon X2 Plus diperkirakan baru akan memasuki pasar global pada kuartal kedua mendatang. Kita tunggu hasil pengujian lapangan untuk validasi akhir performa Snapdragon X2 Plus ini.