Xiaomi Sound Party 50W: Saingan JBL Charge 6 dengan Harman Audio, Harga Rp1,3 Juta!
- Xiaomi
Gadget – Xiaomi resmi meluncurkan Sound Party (dikenal sebagai Bluetooth Speaker Pro di pasar global), sebuah speaker portabel berdaya tinggi yang secara eksplisit menargetkan raksasa audio seperti JBL Charge 6 dan Sony SRS-XB33. Dengan harga hanya $83 (sekitar Rp1,3 juta), perangkat ini menjanjikan performa premium berkat kemitraan dengan Harman, desain tahan air IP67, fitur pengisian balik, dan lampu RGB dinamis semua dalam satu paket kompak.
Namun, di balik spesifikasi menggoda, ada kompromi teknis dan ekosistem yang perlu dipertimbangkan. Artikel ini mengupas tuntas performa audio, daya tahan baterai, integrasi ekosistem, serta kelebihan dan kekurangan nyata dari Xiaomi Sound Party apakah ia benar-benar layak disebut “pembunuh JBL”?
Desain & Daya Tahan: Portabel, Tahan Air, dengan Sentuhan Estetika Pesta
Xiaomi Sound Party hadir dengan desain silinder modern yang dilengkapi pegangan karet tersembunyi praktis untuk dibawa ke pantai, kemping, atau pesta halaman belakang. Bodinya memiliki sertifikasi IP67, artinya tahan debu penuh dan mampu bertahan saat direndam dalam air hingga 1 meter selama 30 menit.
Salah satu ciri khasnya adalah lampu RGB "Time Tunnel" yang menyala mengikuti irama musik. Meski terlihat keren, fitur ini ternyata punya dampak besar pada daya tahan baterai lebih lanjut dijelaskan di bagian bawah.
Performa Audio: 50W Mono dengan Tuning Harman Kencang, Tapi Tak Stereofonik
Meski mengklaim output 50W, penting dicatat bahwa Xiaomi Sound Party adalah speaker mono. Konfigurasi akustiknya terdiri dari:
- 35W woofer untuk bass dalam
- 15W tweeter untuk treble
Total lima unit driver bekerja dalam satu saluran suara. Hasilnya? Volume sangat keras cukup untuk mengisi ruang terbuka tapi tanpa separasi stereo. Untuk mendapatkan efek stereo, Anda harus membeli dua unit dan mengaktifkan mode TWS (True Wireless Stereo).
Harman AudioEFX: Anti Distorsi, Tapi Treble Jadi “Lembut”
Xiaomi tidak sekadar memasang logo Harman mereka menggunakan DSP (Digital Signal Processor) aktif bernama Harman AudioEFX. Fitur ini secara cerdas membatasi distorsi saat volume tinggi, sehingga suara tetap bersih meski diputar di 90%.
Namun, banyak audiofil di Reddit melaporkan bahwa tuning ini membuat treble terdengar “terlalu hangat” atau “recessed”, terutama jika dibandingkan dengan signature JBL yang lebih cerah dan energik. Bagi pendengar biasa, ini mungkin terdengar “nyaman”. Tapi bagi yang suka detail vokal atau instrumen tinggi, mungkin terasa kurang tajam.
Baterai & Fitur Power Bank: 26 Jam? Hanya dalam Kondisi Ideal
Xiaomi mengklaim baterai 5200mAh mampu bertahan hingga 26 jam. Namun, angka ini diukur dalam kondisi:
- Volume 50%
- Lampu RGB dimatikan
- Bass Boost nonaktif
Dalam skenario nyata misalnya pesta malam dengan lampu menyala dan volume 80% daya tahan turun drastis menjadi 12–14 jam. Masih cukup untuk seharian, tapi jauh dari klaim pemasaran.
Reverse Charging 15W: Berguna, Tapi dengan Trade-off
Fitur unik lainnya adalah kemampuan mengisi daya perangkat lain via USB-C dengan output 15W. Ini bisa jadi penyelamat darurat saat HP Anda lowbat di luar ruangan.
Namun, karena baterai internal hanya 5200mAh, mengisi HP akan menguras cadangan daya speaker. Misalnya, mengisi iPhone 15 dari 20% ke 80% bisa menghabiskan hampir separuh baterai speaker artinya, Anda harus memilih: main musik lama, atau cas HP.
Ekosistem HyperOS: Pengalaman Terbaik, Tapi Terkunci
Xiaomi Sound Party bekerja dengan semua perangkat Bluetooth 5.4, termasuk iPhone dan Samsung. Namun, fitur premium seperti:
- NFC one-tap pairing
- Kontrol lampu RGB lanjutan
- Penyesuaian EQ granular
...hanya tersedia melalui aplikasi HyperConnect di ekosistem HyperOS/Xiaomi.
Pengguna non-Xiaomi tidak bisa mengakses pengaturan EQ mendalam atau sinkronisasi lampu penuh. Ini menciptakan semacam “lock-in ecosystem” mirip strategi Apple, tapi dalam ranah audio portabel.
Bagi pengguna iPhone atau Samsung, pengalaman dasar tetap lancar, tapi rasa “premium”-nya terasa kurang lengkap.
perbandingan:
- Jika Anda cari harga murah + volume maksimal + fitur pesta, Xiaomi menang.
- Jika Anda prioritaskan kualitas suara seimbang + stereo asli + ekosistem terbuka, JBL tetap unggul.
- Siapa yang Cocok Memakai Xiaomi Sound Party?
Cocok untuk:
- Pecinta pesta outdoor yang butuh volume keras & lampu keren
- Pengguna Xiaomi/HyperOS yang ingin integrasi sempurna
- Budget-conscious buyer yang ingin fitur premium di harga rendah
Kurang cocok untuk:
- Audiofil yang mengejar detail treble dan stereo imaging
- Pengguna iPhone/Samsung yang ingin kontrol EQ penuh
- Mereka yang butuh baterai ultra-tahan lama tanpa kompromi
Kesimpulan: “Pembunuh JBL”? Belum Tapi Ancaman Serius di Kelas Entry-Premium
Xiaomi Sound Party bukan speaker sempurna, tapi ia adalah strategi brilian di titik harga $83. Dengan audio Harman, desain tahan banting, lampu RGB, dan fungsi power bank, ia menawarkan nilai yang sulit ditandingi terutama oleh merek mapan yang harganya dua kali lipat.
Namun, keterbatasan mono, tuning treble yang lembut, dan ketergantungan pada ekosistem Xiaomi menjadi penghalang bagi sebagian pengguna.
Jika Anda mencari speaker pesta murah yang keras, tahan air, dan punya “wow factor”, Xiaomi Sound Party layak jadi pilihan utama. Tapi jika Anda lebih peduli pada keseimbangan suara dan fleksibilitas ekosistem, mungkin masih perlu menabung sedikit lebih lama untuk JBL atau Sony.
Yang pasti: dengan harga ini, Xiaomi baru saja memaksa seluruh industri audio portabel untuk berkaca.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |