Telkomsel Kejar Target 97,5% Cakupan 4G, Perluas Jaringan 5G
- Istimewa
Hingga akhir tahun 2026, Telkomsel sudah menyusun rencana ekspansi signifikan. Mereka berencana memperluas cakupan 5G yang bersifat contiguous di kota-kota besar. Mereka juga akan memperkuat jaringan 5G di kawasan industri, bisnis, dan pusat pertumbuhan ekonomi lainnya.
Terlebih lagi, Telkomsel aktif mendorong pengembangan use case 5G untuk segmen enterprise dan sektor industri. Ini meliputi sektor manufaktur, pertambangan, logistik, transportasi, smart city, hingga pariwisata. Selain perluasan jaringan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci. Dengan demikian, teknologi 5G mampu memberikan manfaat nyata bagi pelanggan ritel maupun korporasi.
Proyeksi Jangka Panjang Mobile Broadband di Indonesia
Target perluasan jaringan 4G dan 5G Telkomsel selaras dengan Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) 2025–2029. Komdigi menargetkan cakupan layanan mobile broadband minimal 4G/LTE mencapai 97,50% dari total wilayah permukiman pada 2026.
Indikator jangkauan jaringan pita lebar bergerak per populasi ditetapkan meningkat bertahap. Target akhirnya mencapai 98% pada tahun 2029. Secara rinci, cakupan mobile broadband ditargetkan mencapai 97,50% pada 2026, lalu meningkat menjadi 97,75% pada 2027, dan mencapai puncaknya 98% di 2029. Capaian pada 2024 sendiri tercatat sebesar 97,16%. Angka ini masih perlu didorong agar melampaui target 2025 yang ditetapkan sebesar 97,30%. Telkomsel memegang peran krusial dalam upaya pemerintah mencapai target pemerataan infrastruktur digital tersebut.