Kebangkitan Apple di China: iPhone 17 Rebut Puncak Pasar Q4 2025
- Istimewa
Data International Data Corporation (IDC) memberikan sorotan menarik terkait ketahanan merek. Apple menjadi satu-satunya merek di peringkat tiga besar yang mencatatkan pertumbuhan positif sepanjang tahun. Perusahaan mengirimkan 46,2 juta unit di China sepanjang 2025, tumbuh 4% YoY. Di sisi lain, Huawei dan Vivo justru mengalami penurunan pengiriman masing-masing sebesar 1,9% dan 6,6%.
Dominasi Global Apple Terus Menguat
Di panggung internasional, posisi Apple sebagai pemimpin pasar smartphone dunia semakin kokoh. Berdasarkan data Worldwide Quarterly Mobile Phone Tracker dari IDC, Apple sukses mempertahankan posisinya sebagai vendor smartphone terbesar di dunia untuk tahun ketiga berturut-turut pada 2025.
Perusahaan asal Cupertino ini berhasil mengirimkan total 247,8 juta unit iPhone secara global. Angka ini memastikan 19,7% pangsa pasar dunia bagi Apple, merefleksikan pertumbuhan tahunan sebesar 6,3%. Samsung mengikuti di posisi kedua dengan pengiriman 241,2 juta unit dan pangsa pasar 19,1%. Raksasa teknologi Korea Selatan ini mencatat pertumbuhan 7,9%, angka tertinggi sejak 2013, berkat kesuksesan perangkat lipat (foldables) dan seri Galaxy A.
Proyeksi Tren dan Dampak ke Depan
Secara kolektif, Apple dan Samsung kini menguasai 39% pangsa pasar smartphone dunia, meningkat signifikan dari 37% pada tahun 2024. Peningkatan pangsa gabungan ini menekankan konsolidasi pasar di tangan pemain premium. Pasar smartphone global sendiri menunjukkan ketahanan luar biasa, mencapai total pengiriman 1,26 miliar unit pada 2025, naik 1,9% YoY.
Kinerja Apple yang mampu merebut Pangsa Pasar Apple China di Q4, meskipun kalah tipis secara tahunan, mengirimkan sinyal kuat kepada para pesaing domestik. Ini membuktikan bahwa strategi premium dan optimalisasi rantai pasokan (supply chain) mampu mengalahkan perlambatan pasar umum. Melihat permintaan iPhone 17 Pro yang melonjak, Apple kemungkinan akan terus fokus mendorong model dengan margin tinggi di pasar-pasar krusial seperti China pada tahun-tahun mendatang.