Telkomsel: 4 Syarat Kunci Capai Kecepatan Internet 60 Mbps 2026
- Istimewa
- Telkomsel menilai target kecepatan internet 60 Mbps 2026 realistis tercapai, asalkan didukung kebijakan konsisten.
- Spektrum frekuensi yang memadai dan dikelola efisien merupakan syarat utama bagi peningkatan kapasitas jaringan 4G dan 5G.
- Pemerintah perlu menyederhanakan perizinan dan memastikan kepastian Right of Way (ROW) untuk infrastruktur.
- Optimalisasi investasi memerlukan peninjauan ulang terhadap beban dan biaya regulasi industri telekomunikasi.
PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) menegaskan bahwa target pemerintah mencapai rata-rata kecepatan internet 60 Mbps 2026 sangat bergantung pada konsistensi kebijakan. Perusahaan telekomunikasi ini menilai dukungan regulasi berkelanjutan menjadi faktor krusial. Hal ini penting demi memastikan peningkatan kualitas layanan internet berjalan stabil dan merata di seluruh wilayah.
Menurut Abdullah Fahmi, VP Corporate Communications and Social Responsibility Telkomsel, dukungan kebijakan diperlukan pada empat aspek utama. Telkomsel meyakini target kecepatan internet nasional dapat dicapai secara berkelanjutan melalui kolaborasi erat pemerintah dan industri. Target ambisius ini tercantum dalam Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) 2025–2029.
Mengapa Kebijakan Spektrum Jadi Fondasi Kecepatan Broadband?
Kunci utama dalam mencapai target peningkatan kecepatan layanan terletak pada spektrum frekuensi. Telkomsel menekankan pentingnya ketersediaan dan pengelolaan spektrum yang efisien.
Spektrum Memadai dan Efisien
Fahmi menjelaskan, pemerintah harus mendukung penyediaan spektrum broadband yang memadai dan berkelanjutan. Spektrum ini harus dikelola secara efisien. Ketersediaan spektrum memadai sangat vital untuk memperkuat kapasitas jaringan 4G. Selain itu, langkah ini akan mempercepat implementasi teknologi 5G di masa depan.
Implementasi Jaringan 4G dan 5G
Peningkatan kualitas jaringan nasional selama beberapa tahun terakhir telah menunjukkan tren positif. Modernisasi jaringan, penguatan 4G, dan implementasi 5G yang terukur secara konsisten mendorong peningkatan kecepatan. Telkomsel berkomitmen penuh mendukung target ini melalui optimalisasi jaringan 4G dan percepatan 5G.
Simplifikasi dan Insentif: Mendorong Investasi Infrastruktur
Dua aspek kebijakan lain yang tak kalah penting adalah penyederhanaan birokrasi dan penyesuaian beban finansial industri. Kebijakan ini akan menciptakan ruang investasi yang optimal bagi operator.
Harmonisasi Regulasi dan Perizinan
Percepatan pembangunan infrastruktur telekomunikasi memerlukan harmonisasi regulasi. Fahmi menjelaskan bahwa simplifikasi proses perizinan akan mempercepat pembangunan dan modernisasi jaringan. Akibatnya, peningkatan kualitas layanan akan dirasakan lebih merata di seluruh wilayah Indonesia.