Fusi Nuklir China Pecahkan Batas Energi Tak Terbatas

Fusi Nuklir China Pecahkan Batas Energi Tak Terbatas
Sumber :
  • Istimewa

Ping Zhu, salah satu penulis utama studi dari Universitas Sains dan Teknologi China, menjelaskan pentingnya temuan ini. "Hasil penelitian menunjukkan jalur yang praktis dan terukur," jelas Zhu. "Ini membuka peluang perluasan batas kepadatan plasma pada Tokamak, termasuk untuk perangkat fusi generasi berikutnya."

Media China Diserang Warganya Sendiri Usai Sindir Kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026

Proyeksi Energi Masa Depan Fusi Nuklir

Meskipun beberapa reaktor fusi di AS dan Eropa pernah melanggar Batas Greenwald, pencapaian China dinilai sangat penting. Mereka melakukannya secara stabil dan terkontrol pada reaktor berskala besar. Ini menjadikan data EAST acuan vital bagi pengembangan reaktor fusi komersial.

Kris Dayanti Bikin Heboh! Siap Bela Indonesia di Kejuaraan Wushu Dunia di China, Penampilannya Jadi Sorotan!

Teknologi fusi nuklir menawarkan potensi energi yang nyaris tak terbatas, aman, dan bersih. Sumber energi ini sangat menjanjikan untuk mengatasi krisis iklim global di masa mendatang.

Keterlibatan Global dan Tantangan Saat Ini

Heboh! Perempuan Asal China Tewas Jatuh dari Lantai 35, Polisi Bongkar Fakta Mengejutkan

Saat ini, fusi nuklir belum menjadi solusi cepat untuk kebutuhan energi global. Teknologi ini masih berada pada tahap penelitian intensif. Reaktor fusi modern saat ini masih memerlukan energi input yang lebih besar daripada energi yang dihasilkannya.

China, bersama puluhan negara lain termasuk Amerika Serikat, aktif berpartisipasi dalam proyek International Thermonuclear Experimental Reactor (ITER). ITER di Prancis bertujuan membangun reaktor fusi terbesar di dunia. ITER diproyeksikan mulai menghasilkan reaksi fusi skala penuh pada tahun 2039. Keberhasilan stabilisasi plasma oleh Fusi Nuklir China memberikan optimisme besar bagi keberlanjutan proyek ambisius tersebut.