Target Jaringan 5G 2026 Naik: Komdigi Bidik 8,5% Cakupan Nasional

Target Jaringan 5G 2026 Naik: Komdigi Bidik 8,5% Cakupan Nasional
Sumber :
  • Istimewa

Perluasan Program Digital Inklusif Lainnya

Triasmitra (KETR) Gelar 8.732 KM SKKL Indonesia Tengah, Dana Obligasi Jadi Kunci

Upaya pemerataan akses digital tidak berhenti pada jaringan seluler. Komdigi juga memperluas jangkauan layanan digital inklusif dan responsif.

Cakupan fixed broadband per kecamatan pada 2025 telah mencapai 72,12% atau 5.253 kecamatan. Targetnya meningkat drastis pada 2026 menjadi 5.973 kecamatan. Angka ini setara dengan sekitar 82% dari total kecamatan di seluruh Indonesia.

Komdigi Tekan Pemda: Kewajaran Tarif Sewa Aset Kunci Transformasi Digital

Program Kampung Internet juga diperluas. Hingga 2025, program ini telah menjangkau 1.194 titik. Komdigi berkomitmen menambah 1.000 titik baru, sehingga totalnya mencapai 2.194 titik pada 2026.

Layanan vital lain yang ditingkatkan adalah sistem informasi kebencanaan daerah. Sistem yang terintegrasi dengan layanan panggilan darurat 112 ini menjangkau 185 kabupaten/kota pada 2025. Tahun 2026, Komdigi menargetkan 200 kabupaten/kota terintegrasi dengan layanan darurat 112.

Lonjakan Kapasitas Pusat Data Indonesia: IDPRO Proyeksi 120 MW

Proyeksi Dampak Target Jaringan 2026

Pemerintah menunjukkan keseriusan dalam mengejar ketertinggalan infrastruktur digital melalui target yang melampaui RPJMN. Adanya lelang frekuensi menjadi indikator kuat bahwa Komdigi bergerak cepat memperluas Cakupan Jaringan 5G di wilayah-wilayah kunci.

Peningkatan kecepatan broadband dan pemerataan 4G adalah prasyarat utama mendukung ekonomi digital. Dorongan ini, didukung oleh program inklusif seperti Kampung Internet dan penguatan layanan 112, memperlihatkan fokus pemerintah pada konektivitas yang tidak hanya cepat tetapi juga aman dan merata. Meutya Hafid optimistis upaya ini akan terwujud dengan dukungan penuh tim dan Komisi I DPR RI.