Vivo X200T vs Motorola Signature: Duel Flagship Killer 2026!
- Motorola
Gadget – Di tengah persaingan sengit pasar smartphone premium, dua raksasa teknologi Vivo dan Motorola baru saja melepas senjata terbarunya di segmen flagship killer: Vivo X200T dan Motorola Signature. Keduanya dibanderol dengan harga hampir identik sekitar Rs 59.999 (±Rp9 jutaan) dan menawarkan spesifikasi tingkat atas, dukungan kamera canggih, serta janji pembaruan perangkat lunak jangka panjang.
Namun, di balik harga yang setara, keduanya mengambil pendekatan berbeda dalam merancang pengalaman pengguna. Mana yang lebih layak masuk ke saku Anda? Artikel ini memberikan perbandingan mendalam, objektif, dan berbasis fitur nyata untuk membantu Anda memutuskan.
1. Desain: Elegan Tipis vs Kokoh Familiar
Motorola Signature: Desain Futuristik dengan Ketangguhan Militer
Motorola Signature tampil sebagai ponsel paling tipis di kelasnya hanya 6,99 mm dengan bobot 186 gram. Rangkanya terbuat dari aluminium pesawat terbang, dipadukan dengan finish bertekstur seperti kain yang tidak hanya unik secara visual, tapi juga nyaman di genggaman.
Yang mengesankan, meski sangat tipis, Motorola tetap menyematkan sertifikasi IP68 + IP69 artinya tahan air, debu, bahkan semprotan air bertekanan tinggi. Ini menjadikannya salah satu ponsel paling tangguh di segmennya.
Vivo X200T: Desain Premium Klasik
Vivo X200T mengambil pendekatan lebih konvensional: ketebalan 7,9 mm dan bobot lebih dari 200 gram. Meski terasa lebih berat, desainnya menggunakan panel belakang kaca dan rangka aluminium, memberikan kesan premium yang familiar.
Ia juga memiliki sertifikasi IP68 + IP69, sehingga daya tahan tak kalah. Namun, bagi pengguna yang mengutamakan kenyamanan dan portabilitas, Signature jelas unggul.
2. Layar: Motorola Lebih Besar, Lebih Cerdas, Lebih Aman
Kedua ponsel menggunakan panel AMOLED 1.5K, tetapi Motorola Signature membawa sejumlah keunggulan teknis:
| Fitur | Motorola Signature | Vivo X200T |
| Ukuran Layar | 6,8 inci | 6,67 inci |
| Refresh Rate | 165Hz | ~120–144Hz (tidak disebut eksplisit) |
| Teknologi | LTPO (1–165Hz adaptif) | Standar AMOLED |
| Kecerahan Puncak | 6.200 nits | 5.000 nits |
| Sensor Sidik Jari | Ultrasonik (lebih aman & cepat) | Optik (rentan terhadap kelembapan) |
Dengan LTPO, layar Signature bisa turun ke 1Hz saat idle, menghemat baterai secara signifikan. Sementara sensor sidik jari ultrasonik bekerja lebih baik di kondisi basah atau gelap fitur yang biasanya hanya ditemukan di ponsel premium >Rp15 juta.