PHK Pinterest: 15% Karyawan Terdampak, Fokus Penuh ke AI
- Istimewa
Sebagai perbandingan, raksasa perlengkapan olahraga Nike sebelumnya mengumumkan pemangkasan sekitar 775 karyawan. Mereka beralasan restrukturisasi ini perlu dilakukan untuk mempercepat penggunaan teknologi canggih dan otomatisasi dalam rantai bisnis mereka.
Ancaman Otomatisasi di Sektor Jasa
Dampak pengurangan tenaga kerja akibat adopsi AI sangat signifikan dan merata. Analis dari Morgan Stanley pernah memperkirakan bahwa kecerdasan buatan berpotensi mengancam lebih dari 200.000 pekerjaan di sektor perbankan Eropa pada tahun 2030. Posisi yang paling rentan mencakup staf back office dan middle office.
Situasi serupa juga terjadi pada perusahaan outsourcing teknologi terbesar di India. Empat perusahaan utama—HCL, Infosys, TCS, dan Wipro—dikabarkan mengalami perlambatan perekrutan. Bahkan, beberapa menghentikan rekrutmen karyawan baru. Kondisi ini mencerminkan peningkatan masif pemanfaatan AI dalam operasional harian perusahaan-perusahaan jasa teknologi.
Analisis Dampak Jangka Panjang Transformasi AI
Keputusan PHK Pinterest menegaskan pergeseran prioritas perusahaan teknologi dari ekspansi berbasis manusia ke optimasi berbasis algoritma. Fokus pada AI menjadi tolok ukur daya saing di masa depan. Perusahaan yang tidak cepat beradaptasi dengan teknologi otomatisasi kemungkinan besar akan tertinggal.
Langkah ini juga memberikan sinyal kuat kepada pasar talenta kerja. Bahwa keahlian dalam bidang kecerdasan buatan menjadi aset krusial, sementara pekerjaan yang bersifat rutin semakin terancam oleh otomatisasi. Restrukturisasi yang dilakukan Pinterest menunjukkan bahwa investasi AI tidak hanya soal produk baru, tetapi juga efisiensi biaya yang masif.