Grab Kuasai 46% Pangsa Layanan Pesan-Antar Makanan RI 2025

Grab Kuasai 46% Pangsa Layanan Pesan-Antar Makanan RI 2025
Sumber :
  • Istimewa

Harga HP Murah Terancam Naik 15 Persen Akibat Krisis Chip
  • Grab diproyeksikan menguasai 46% pangsa pasar Layanan Pesan-Antar Makanan di Indonesia pada tahun 2025.
  • Nilai transaksi bruto (GMV) industri makanan di Indonesia mencapai Rp107,1 triliun, terbesar di Asia Tenggara.
  • Strategi kompetisi utama platform saat ini berfokus pada keterjangkauan harga dan pengembangan Super App.

Krisis Chipset Global Picu Kenaikan Harga Smartphone 15%

Perusahaan teknologi Grab secara dominan memimpin pasar domestik industri pesan-antar makanan. Berdasarkan laporan terbaru dari Momentum Works, Grab diproyeksikan menguasai 46% pangsa pasar di Indonesia dari total nilai transaksi bruto (GMV) Layanan Pesan-Antar Makanan pada tahun 2025. Dominasi ini menempatkan Grab jauh di atas pesaing utamanya, Gojek dan ShopeeFood.

Faktanya, Gojek diprediksi menguasai 31% pasar, sementara ShopeeFood mencatatkan 23% dari keseluruhan nilai transaksi. Secara keseluruhan, nilai GMV industri makanan daring di Indonesia tercatat mencapai US$6,4 miliar (sekitar Rp107,1 triliun). Angka fantastis ini menempatkan Indonesia sebagai pasar layanan pesan-antar makanan terbesar se-Asia Tenggara.

TikTok Shop Kalahkan Shopee dalam Volume Paket 2025: Analisis

Dominasi Global Grab di Pasar Layanan Pesan-Antar Makanan

Grab tidak hanya unggul di pasar Indonesia. Platform digital ini juga memimpin secara regional. Laporan Momentum Works menyebutkan Grab berhasil mempertahankan pangsa pasarnya sebesar 55% dari total GMV Asia Tenggara pada 2025.

Nilai transaksi industri layanan pesan-antar makanan di kawasan tersebut diperkirakan mencapai US$22,7 miliar. Angka ini setara dengan Rp379,8 triliun. Laporan ini menganalisis enam negara utama: Indonesia, Filipina, Vietnam, Thailand, Singapura, dan Malaysia.

Peta Persaingan Layanan Pesan-Antar Makanan di Asia Tenggara

Meskipun Grab mendominasi, peta persaingan di masing-masing negara menunjukkan dinamika yang unik. Beberapa platform lokal dan regional menantang posisi Grab secara signifikan.

Dinamika Pasar Thailand dan Malaysia

Di Thailand, total GMV sektor pesan-antar makanan mencapai US$5,1 miliar (sekitar Rp85,3 triliun). Grab memimpin dengan pangsa pasar 47%. Namun demikian, LINE MAN Wongnai memberikan persaingan ketat dengan penguasaan 41%, dan ShopeeFood sebesar 10%.

Sementara itu, Malaysia menunjukkan dominasi Grab yang lebih besar. Pasar di Malaysia bernilai US$3,1 miliar (sekitar Rp51,9 triliun). Grab berhasil menguasai 67% pasar. Foodpanda menduduki posisi kedua dengan 22%, diikuti ShopeeFood 11%.

Dominasi Mutlak di Filipina dan Singapura

Halaman Selanjutnya
img_title