Grab Kuasai 46% Pangsa Layanan Pesan-Antar Makanan RI 2025

Grab Kuasai 46% Pangsa Layanan Pesan-Antar Makanan RI 2025
Sumber :
  • Istimewa

XLSMART Perluas Jaringan 5G ke 88 Kota, Targetkan 50% Populasi
  • Grab diproyeksikan menguasai 46% pangsa pasar Layanan Pesan-Antar Makanan di Indonesia pada tahun 2025.
  • Nilai transaksi bruto (GMV) industri makanan di Indonesia mencapai Rp107,1 triliun, terbesar di Asia Tenggara.
  • Strategi kompetisi utama platform saat ini berfokus pada keterjangkauan harga dan pengembangan Super App.

Beli Smartphone Premium Naik Tajam, Jadi Tren Ramadan 2026

Perusahaan teknologi Grab secara dominan memimpin pasar domestik industri pesan-antar makanan. Berdasarkan laporan terbaru dari Momentum Works, Grab diproyeksikan menguasai 46% pangsa pasar di Indonesia dari total nilai transaksi bruto (GMV) Layanan Pesan-Antar Makanan pada tahun 2025. Dominasi ini menempatkan Grab jauh di atas pesaing utamanya, Gojek dan ShopeeFood.

Faktanya, Gojek diprediksi menguasai 31% pasar, sementara ShopeeFood mencatatkan 23% dari keseluruhan nilai transaksi. Secara keseluruhan, nilai GMV industri makanan daring di Indonesia tercatat mencapai US$6,4 miliar (sekitar Rp107,1 triliun). Angka fantastis ini menempatkan Indonesia sebagai pasar layanan pesan-antar makanan terbesar se-Asia Tenggara.

Muhammad Lutfi: Urgensi Auditor TI Kunci Kepercayaan Global

Dominasi Global Grab di Pasar Layanan Pesan-Antar Makanan

Grab tidak hanya unggul di pasar Indonesia. Platform digital ini juga memimpin secara regional. Laporan Momentum Works menyebutkan Grab berhasil mempertahankan pangsa pasarnya sebesar 55% dari total GMV Asia Tenggara pada 2025.

Nilai transaksi industri layanan pesan-antar makanan di kawasan tersebut diperkirakan mencapai US$22,7 miliar. Angka ini setara dengan Rp379,8 triliun. Laporan ini menganalisis enam negara utama: Indonesia, Filipina, Vietnam, Thailand, Singapura, dan Malaysia.

Peta Persaingan Layanan Pesan-Antar Makanan di Asia Tenggara

Meskipun Grab mendominasi, peta persaingan di masing-masing negara menunjukkan dinamika yang unik. Beberapa platform lokal dan regional menantang posisi Grab secara signifikan.

Dinamika Pasar Thailand dan Malaysia

Di Thailand, total GMV sektor pesan-antar makanan mencapai US$5,1 miliar (sekitar Rp85,3 triliun). Grab memimpin dengan pangsa pasar 47%. Namun demikian, LINE MAN Wongnai memberikan persaingan ketat dengan penguasaan 41%, dan ShopeeFood sebesar 10%.

Sementara itu, Malaysia menunjukkan dominasi Grab yang lebih besar. Pasar di Malaysia bernilai US$3,1 miliar (sekitar Rp51,9 triliun). Grab berhasil menguasai 67% pasar. Foodpanda menduduki posisi kedua dengan 22%, diikuti ShopeeFood 11%.

Dominasi Mutlak di Filipina dan Singapura

Halaman Selanjutnya
img_title