Google Perketat Perlindungan Anti Maling Android Terbaru

Google Perketat Perlindungan Anti Maling Android Terbaru
Sumber :
  • Istimewa

Galaxy S26 Ultra Bakal Punya Fitur Rahasia: Layar Tak Terlihat dari Samping!
  • Fitur Identity Check kini mewajibkan verifikasi biometrik di aplikasi sensitif saat pengguna berada di lokasi yang tidak terpercaya.
  • Remote Lock (Kunci Jarak Jauh) diperkuat dengan tantangan keamanan opsional untuk mengonfirmasi kepemilikan.
  • Android 16 mendapatkan kontrol penuh atas Kunci Otomatis Gagal Autentikasi (Failed Authentication Lock).
  • Di Brasil, fitur Deteksi Pencurian dan Remote Lock diaktifkan secara default saat perangkat baru disiapkan.

Kenapa Wajib Update HyperOS? Panduan Aman Dapatkan Fitur Baru

Google baru saja meluncurkan serangkaian pembaruan penting yang dirancang untuk memperkuat Perlindungan Anti Maling Android. Pembaruan ini secara spesifik menargetkan risiko pencurian data dan penipuan finansial yang marak terjadi setelah perangkat hilang atau dicuri. Mengapa ini mendesak? Pencuri kini mampu mengakses aplikasi perbankan, kata sandi yang tersimpan, dan informasi pribadi dalam hitungan menit jika lapisan keamanan standar berhasil ditembus. Oleh karena itu, Google kini memastikan perangkat Android jauh lebih sulit dibuka, lebih sulit disalahgunakan, dan jauh lebih mudah diamankan dari jarak jauh. Langkah proaktif ini membangun perlindungan yang sudah ada, khususnya untuk pengguna Android 16 ke atas.

Penguatan Mekanisme Kunci dan Verifikasi Biometrik

Google Kurangi Akses Kode Android Jadi 2 Kali Setahun—Apa Dampaknya?

Pembaruan keamanan terbaru ini berfokus pada penambahan lapisan verifikasi, terutama ketika perangkat berada dalam situasi berisiko tinggi. Google memperluas fungsionalitas fitur yang sudah diperkenalkan pada Android 15, sekaligus mengenalkan kontrol baru untuk pengguna.

Kontrol Penuh Kunci Gagal Autentikasi

Pengguna Android 16 dan versi yang lebih baru kini mendapatkan kendali penuh atas fitur Kunci Gagal Autentikasi (Failed Authentication Lock). Fitur ini bekerja dengan mengunci layar secara otomatis jika terlalu banyak upaya pembukaan kunci yang gagal. Sebelumnya diperkenalkan di Android 15, kini pengguna dapat mengaktifkan atau menonaktifkan fitur ini melalui pengaturan, memberikan mereka kontrol langsung bagaimana perangkat merespons upaya peretasan.

Selain itu, Google memperketat perlindungan terhadap tebakan kode kunci. Waktu penguncian akan diperpanjang setelah percobaan PIN, pola, atau kata sandi yang salah berulang kali dilakukan. Namun, untuk menghindari penguncian yang tidak disengaja, percobaan yang salah namun identik secara berulang tidak lagi dihitung dalam batas coba ulang.

Halaman Selanjutnya
img_title