Adopsi AMD EPYC Generasi Kelima Mengubah Kinerja Cloud 2025
- Istimewa
- Empat hyperscaler utama (AWS, Azure, Google Cloud, OCI) kini mengadopsi CPU Server AMD EPYC Generasi Kelima secara massal.
- Adopsi ini meningkatkan kinerja komputasi dan efisiensi biaya secara signifikan di berbagai jenis beban kerja.
- Teknologi Komputasi Rahasia yang didukung AMD EPYC kini menjadi standar keamanan mutlak di ekosistem cloud global.
Tahun 2025 menandai tonggak penting bagi sektor cloud global. Empat penyedia layanan hyperscaler terkemuka dunia—Amazon Web Services (AWS), Google Cloud, Microsoft Azure, dan Oracle Cloud Infrastructure (OCI)—resmi memperluas adopsi CPU Server AMD EPYC Generasi Kelima. Langkah strategis ini bertujuan menghadirkan kinerja komputasi yang tak tertandingi dan efisiensi operasional optimal bagi pelanggan korporat. Para raksasa cloud tersebut kini secara mendalam mengintegrasikan arsitektur baru AMD EPYC untuk berbagai beban kerja modern, mulai dari AI hingga komputasi ilmiah. Integrasi mendalam ini memperkuat posisi AMD EPYC sebagai fondasi utama infrastruktur cloud global.
Ekspansi Besar di Jajaran Layanan Hyperscaler
Penyedia layanan cloud berkompetisi sengit menawarkan solusi paling efisien. Mereka memilih CPU Server AMD EPYC Generasi Kelima karena kombinasi kinerja tinggi dan efisiensi daya unggul. Setiap hyperscaler merilis penawaran baru yang disesuaikan untuk kebutuhan spesifik klien.
Kinerja Puncak AWS dengan EC2 Terbaru
AWS, yang telah menggunakan instance berbasis EPYC sejak 2018, mengklaim Generasi Kelima ini memberikan kinerja x86 tertinggi di cloud mereka. Keluarga Amazon EC2 terbaru memperkenalkan instance penting.
Misalnya, instance EC2 C8a berhasil meningkatkan bandwidth memori sebesar 33%. Sementara itu, EC2 X8aedz dirancang khusus untuk menggandakan kinerja komputasi. Peningkatan ini mempercepat beban kerja EDA (Otomasi Desain Elektronik) yang kompleks, komputasi ilmiah, serta analitik generasi berikutnya.
Efisiensi Biaya dan Kinerja Google Cloud VM
Google Cloud juga memasukkan prosesor AMD EPYC Generasi Kelima untuk memperkuat keluarga VM-nya (C4D, N4D, H4D, dan G4). VM ini memungkinkan organisasi menjalankan beban kerja web, perusahaan, AI, dan HPC dengan cepat dan hemat biaya.
VM N4D menjadi solusi hemat biaya dengan rasio harga-kinerja yang meningkat hingga 3,5 kali lipat dibandingkan generasi pendahulunya. Selanjutnya, VM HPC H4D menawarkan kinerja node keseluruhan melebihi 12.000 gflops. Ini sangat krusial untuk menangani beban kerja teknis yang paling menuntut.
Jajaran VM Terluas di Microsoft Azure
Microsoft Azure memperluas portofolio layanannya secara signifikan. Kini, mereka memiliki salah satu jajaran layanan AMD EPYC terluas di pasar. Portofolio ini mencakup VM seperti Dasv7, Easv7, dan Fasv7. VM ini sangat cocok untuk aplikasi server web, dengan peningkatan kinerja hingga 130%.
Untuk komputasi kinerja tinggi (HPC), Azure menawarkan HBv5 yang menyediakan bandwidth memori 6,6 TB/s. Azure juga memimpin dengan memperkenalkan VM akselerasi GPU (NVads V710 v5) dan VM rahasia, seperti DCasv6 dan ECasv6.
Fokus OCI pada Beban Kerja Enterprise
Oracle Cloud Infrastructure (OCI) mengarahkan fokusnya pada layanan yang teroptimasi untuk beban kerja perusahaan skala besar. Mereka memperkenalkan mesin virtual E6 dan instance bare metal. Semua layanan ini ditenagai oleh CPU Server AMD EPYC Generasi Kelima. Infrastruktur ini memberikan fondasi berkinerja tinggi dan hemat biaya untuk mengelola beban kerja terdistribusi yang sangat besar. Layanan inti seperti Oracle Exadata Database Service dan Oracle Autonomous Database juga didukung penuh oleh platform EPYC terbaru.
Masa Depan Infrastruktur Cloud yang Terenkripsi
Fitur keamanan canggih menjadi pendorong utama adopsi EPYC. Komputasi Rahasia (Confidential Computing) merupakan fitur penting yang didukung oleh arsitektur ini. Teknologi ini secara fundamental mengisolasi model AI, data, dan beban kerja dalam trusted execution environments (TEE) berbasis hardware. Isolasi ini melibatkan enkripsi memori secara menyeluruh.
Semua penyedia cloud terkemuka telah mengimplementasikan AMD Secure Encrypted Virtualization (SEV). Implementasi ini menjadikan ekosistem komputasi rahasia AMD sebagai yang paling matang dan aman di industri.
Peningkatan kinerja, ditambah dengan standar keamanan tertinggi, memastikan CPU Server AMD EPYC Generasi Kelima menjadi arsitektur dominan di data center hyperscaler. Mereka tidak hanya menawarkan kecepatan, tetapi juga kepercayaan vital yang dibutuhkan klien modern saat memproses data sensitif di lingkungan cloud publik. Peningkatan ini menetapkan tolok ukur baru bagi industri.