Duel Chipset Panas: Snapdragon 7 Gen 4 vs 8s Gen 3, Siapa Raja Performa?

Snapdragon 7 Gen 4 vs Snapdragon 8s Gen 3
Sumber :
  • gizmo china

Persaingan chipset smartphone semakin ketat, terutama di segmen menengah ke atas yang kini menawarkan performa mendekati flagship. Salah satu duel yang paling menarik perhatian adalah perbandingan antara Snapdragon 7 Gen 4 dan Snapdragon 8s Gen 3. Meski berasal dari kelas yang berbeda, ponsel dengan dua chipset ini justru hadir di rentang harga yang hampir sama. Bahkan, dalam beberapa kasus, perangkat dengan Snapdragon 7 Gen 4 justru dibanderol lebih mahal.

Bocoran Oppo Reno 16: Kamera 200MP, Dimensity 8500, dan Desain Premium

Lantas, pertanyaan besarnya adalah: apakah chipset yang lebih baru selalu lebih baik? Atau justru Snapdragon 8s Gen 3 yang lebih “tua” masih menjadi pilihan paling rasional? Untuk menjawabnya, kita perlu melihat spesifikasi, performa benchmark, serta kemampuan nyata di penggunaan sehari-hari.

Dari sisi teknologi fabrikasi, keduanya sama-sama diproduksi dengan proses 4nm oleh TSMC. Artinya, efisiensi daya dan pengendalian panas berada di level yang serupa. Namun, perbedaan mulai terasa ketika masuk ke konfigurasi CPU. Snapdragon 7 Gen 4 mengusung satu inti Cortex-A720 sebagai core utama, didukung empat Cortex-A720 tambahan dan tiga Cortex-A520 untuk efisiensi. Di sisi lain, Snapdragon 8s Gen 3 tampil lebih agresif dengan satu inti Cortex-X4 berkecepatan hingga 3GHz, yang dipadukan dengan empat Cortex-A720 dan tiga Cortex-A520.

HP Gaming Murah 2026 Ini Speknya Ngeri, Main PUBG dan Genshin Tanpa Lag

Perbedaan inti inilah yang menjadi kunci performa. Cortex-X4 pada Snapdragon 8s Gen 3 dirancang khusus untuk performa tinggi, sehingga unggul signifikan dalam tugas berat seperti gaming, rendering, hingga multitasking ekstrem. Tak heran jika skor benchmark CPU-nya melesat jauh.

Dalam pengujian Geekbench, Snapdragon 8s Gen 3 mencatat skor single-core sekitar 1.932 poin, sementara Snapdragon 7 Gen 4 berada di kisaran 1.252 poin. Artinya, ada selisih lebih dari 50 persen. Pada pengujian multi-core, jaraknya memang sedikit menyempit, namun 8s Gen 3 tetap unggul dengan skor hampir 5.000 poin, sedangkan 7 Gen 4 berada di kisaran 3.600 poin.

Kenapa Redmi Note 15 Pro 5G Disebut HP Paling Worth It di Kelas Menengah

Meski begitu, dalam penggunaan harian seperti browsing, media sosial, chatting, dan streaming video, perbedaan ini tidak terlalu terasa. Kedua chipset sama-sama terasa mulus dan responsif. Namun, ketika digunakan untuk beban berat dalam waktu lama, keunggulan Snapdragon 8s Gen 3 mulai terlihat jelas.

Hal serupa juga terjadi di pengujian AnTuTu. Snapdragon 8s Gen 3 mencetak skor total lebih dari 1,5 juta poin, sementara Snapdragon 7 Gen 4 berada di angka sekitar 1 juta poin. Lonjakan terbesar terlihat pada sektor GPU dan memori. GPU Adreno 735 milik Snapdragon 8s Gen 3 unggul jauh dibandingkan Adreno 722 pada Snapdragon 7 Gen 4.

Tak hanya lebih kencang, Adreno 735 juga sudah mendukung ray tracing berbasis hardware. Fitur ini membuat pencahayaan, bayangan, dan refleksi dalam game terlihat lebih realistis. Bagi gamer mobile, ini jelas menjadi nilai tambah yang sulit diabaikan.

Beralih ke sektor kamera, Snapdragon 8s Gen 3 kembali menunjukkan dominasinya. Chipset ini dibekali ISP 18-bit, sementara Snapdragon 7 Gen 4 masih mengandalkan ISP 12-bit. Dampaknya terasa pada kemampuan pengolahan warna, detail, serta fitur fotografi berbasis AI. Selain itu, Snapdragon 8s Gen 3 mendukung perekaman video slow motion hingga 1080p 240fps, sedangkan Snapdragon 7 Gen 4 mentok di 120fps.

Meski demikian, kedua chipset sama-sama mendukung perekaman video 4K 60fps, sehingga untuk kebutuhan konten harian, keduanya masih sangat layak.

Dari sisi konektivitas, Snapdragon 7 Gen 4 menawarkan Bluetooth versi lebih baru, sementara Snapdragon 8s Gen 3 unggul dalam kecepatan unduh 5G berkat modem Snapdragon X70 yang mampu mencapai hingga 6,5 Gbps. Untuk Wi-Fi, keduanya sudah mendukung Wi-Fi 7 dengan kecepatan puncak yang sama.

Lalu, mana yang sebaiknya dipilih? Jika melihat keseluruhan aspek, Snapdragon 8s Gen 3 jelas lebih unggul. Performa CPU dan GPU yang lebih tinggi, dukungan ray tracing, ISP lebih canggih, serta konektivitas 5G yang lebih cepat menjadikannya pilihan yang lebih future-proof.

Snapdragon 7 Gen 4 memang bukan chipset buruk. Ia tetap efisien, modern, dan cukup bertenaga untuk mayoritas pengguna. Namun, jika harga perangkatnya terlalu dekat atau bahkan lebih mahal dari ponsel Snapdragon 8s Gen 3, maka nilai jualnya menjadi kurang menarik.

Kesimpulannya, Snapdragon 8s Gen 3 masih menjadi pilihan paling masuk akal bagi pengguna yang menginginkan performa maksimal di kelas harga menengah ke atas.