Regulator Inggris Tekan Google: Harus Ada Opsi Opt-Out AI Overviews

Regulator Inggris Tekan Google: Harus Ada Opsi Opt-Out AI Overviews
Sumber :
  • Istimewa

Yahoo Scout AI Resmi Meluncur, Guncang Kompetisi Pencarian
  • Regulator Inggris, CMA, telah memulai konsultasi formal terhadap cara Google mengelola konten generatif AI.
  • Tuntutan utama adalah Google harus menyediakan mekanisme "Opsi Opt-Out" total bagi penerbit dari fitur AI Overviews.
  • Google mengonfirmasi sedang bekerja keras untuk menciptakan pembaruan kontrol yang skalabel.
  • Isu ini muncul karena AI Overviews secara signifikan mengurangi lalu lintas klik ke situs berita.

Bayar Rp1 Triliun, Google Akhiri Gugatan Sadap Pengguna

Otoritas Persaingan dan Pasar (CMA) di Inggris mengambil langkah signifikan. Mereka secara resmi menuntut Google untuk menyediakan mekanisme kontrol baru bagi penerbit konten. Tujuannya jelas: situs web harus memiliki hak mutlak untuk ‘opt-out’ dari penggunaan materi mereka dalam fitur Google AI Overviews. Desakan ini muncul akibat kekhawatiran meluas mengenai penurunan tajam lalu lintas klik (traffic) ke situs berita. Kini, Google mengakui perlunya pembaruan alat kontrol ini demi menjaga ekosistem konten.

Regulator Inggris Tuntut Kontrol Penuh Penerbit Konten

PHK Pinterest: 15% Karyawan Terdampak, Fokus Penuh ke AI

Laporan Reuters mengonfirmasi bahwa CMA telah membuka konsultasi formal mengenai manajemen konten Google. Regulator Inggris tersebut menilai praktik saat ini berpotensi merugikan penerbit. Mereka mendesak Google memberikan fleksibilitas lebih kepada situs web.

Secara spesifik, CMA meminta penerbit harus mampu menolak materi mereka diolah. Penolakan ini mencakup dua aspek vital: ringkasan yang dihasilkan AI pada fitur Google AI Overviews, atau penggunaan konten untuk melatih model AI terpisah seperti Gemini.

Permintaan ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran E-E-A-T (Experience, Expertise, Authoritativeness, Trustworthiness) yang tidak terkompensasi. Penerbit bekerja keras menghasilkan konten, tetapi AI Overviews mengambil nilai tersebut tanpa mengarahkan pengguna ke sumber aslinya.

Respons Google: Upaya Pembaruan Sistem

Melalui unggahan blog resmi, Google mengonfirmasi mereka sedang mengerjakan solusi. Google menyatakan berkomitmen untuk memperbarui sistem. Tujuannya adalah memungkinkan situs web mengecualikan konten mereka dari fitur generatif AI di Search.

Google harus menemukan keseimbangan. Mereka ingin melindungi kegunaan Search bagi pengguna, tetapi juga harus memberikan perangkat yang memadai kepada penerbit. Perangkat ini wajib mengelola bagaimana konten mereka ditampilkan di berbagai produk AI.

Saat ini, Google mengacu pada alat yang sudah ada seperti `robots.txt` atau Google-Extended. Namun, perusahaan teknologi tersebut mengakui alat lama ini tidak cukup. Fitur AI generatif memerlukan kontrol yang jauh lebih spesifik dan terperinci.

Dominasi Pasar dan Ancaman Visibilitas Berita

Peluncuran Google AI Overviews pada pertengahan tahun 2024 memicu polemik besar. Fitur ini secara fundamental mengubah tampilan hasil pencarian, memberikan jawaban cepat di bagian paling atas. Sayangnya, fitur ini tidak menyertakan mekanisme opt-out bagi penerbit.

CMA mencatat fakta signifikan. Google menguasai lebih dari 90% pasar mesin pencari di Inggris. Mereka memperingatkan dominasi pasar sebesar ini bisa mendistorsi persaingan. Ini secara langsung merugikan organisasi berita yang sangat bergantung pada visibilitas dan lalu lintas klik dari hasil pencarian.

Regulator menekankan bahwa mekanisme Opsi Opt-Out yang jelas dan sederhana adalah kunci. Mekanisme ini memastikan organisasi berita dapat bertahan secara finansial. Mereka harus bisa mengontrol bagaimana kekayaan intelektual mereka digunakan dalam lingkungan AI yang terus berkembang.

Analisis Dampak pada Ekosistem Konten Digital

Google kini menghadapi tugas yang kompleks. Mereka harus memastikan sistem kontrol baru tersebut dapat diterapkan secara luas (skalabel). Sistem ini juga tidak boleh menciptakan pengalaman pengguna yang membingungkan atau terfragmentasi.

CMA akan menghabiskan waktu setidaknya satu tahun ke depan untuk meninjau hasil konsultasi ini. Google berharap dapat bekerja sama erat dengan penerbit dan regulator. Tujuannya adalah mencapai solusi yang menguntungkan pengguna sekaligus menghargai upaya para pembuat konten. Keputusan akhir mengenai Opsi Opt-Out dari Google AI Overviews akan menentukan masa depan hubungan antara raksasa teknologi dan ekosistem berita global.