Kuliah di UIN & Australia Gratis! Simak Cara Daftar Beasiswa Kemenag 2026
- iStock
Syarat Lengkap Pendaftaran Beasiswa S2 Double Degree 2026
Berikut 12 syarat wajib yang harus dipenuhi calon pendaftar:
- Status keanggotaan: Tenaga pendidik, tenaga kependidikan, pegawai Kemenag, atau alumni PTK.
- Usia maksimal: 40 tahun pada 31 Desember 2026.
- Pendidikan: Lulusan S1/D4 dari semua jurusan, dengan IPK minimal 3.00 (skala 4.00).
- Belum pernah/sedang kuliah S2 di manapun.
Kemampuan bahasa Inggris:
- IELTS minimal 6.0, atau
- TOEFL ITP minimal 500
- Surat rekomendasi dari instansi terkait, akademisi, atau tokoh masyarakat.
- (Duplikat poin 4 – tetap berlaku) Tidak sedang menempuh jenjang magister.
- Tidak menerima beasiswa lain selama periode pendaftaran hingga studi berlangsung.
- Menulis personal statement (esai motivasi) yang menjelaskan tujuan dan kontribusi pasca-studi.
- Menyusun rencana studi (study plan) yang relevan dengan bidang pendidikan dan keagamaan.
- Tidak sedang mendaftar sebagai ASN (CPNS/PPPK) selama proses seleksi hingga masa beasiswa.
- Menyetujui komitmen integritas dalam aplikasi pendaftaran (termasuk tidak melakukan plagiarisme).
Catatan Penting: Skor IELTS/TOEFL tidak wajib dilampirkan saat pendaftaran awal, tetapi akan diminta pada tahap seleksi lanjutan oleh Australia Awards Indonesia.
Tahapan Seleksi: Dari Administrasi hingga Wawancara Internasional
Proses seleksi ketat dan bertahap, mencerminkan standar internasional program ini:
Tahap 1: Seleksi Administrasi
Panitia memverifikasi kelengkapan dokumen dan kesesuaian syarat.
Tahap 2: Tes Bakat Skolastik
Mengukur kemampuan kognitif, logika, dan pemahaman akademik.
Tahap 3: Wawancara oleh Kemenag
Fokus pada motivasi, komitmen pengabdian, dan rencana kontribusi pasca-lulus.
Tahap 4: Seleksi Substansi oleh Australia Awards Indonesia
Tes IELTS resmi (jika belum memiliki skor memadai)
Wawancara khusus dengan panel internasional
Hanya kandidat terbaik yang lolos ke semua tahap yang akan ditetapkan sebagai penerima beasiswa.
Manfaat Beasiswa: Apa Saja yang Ditanggung?
Meski rincian lengkap tidak disebutkan dalam pengumuman awal, berdasarkan pola tahun sebelumnya dan
kemitraan dengan LPDP serta Australia Awards, penerima kemungkinan besar akan mendapatkan:
- Biaya kuliah penuh di kedua universitas
- Tunjangan hidup bulanan selama studi di Indonesia dan Australia
- Tiket pesawat PP Indonesia–Australia
- Asuransi kesehatan internasional
- Biaya penelitian dan seminar
- Pelatihan akademik dan budaya
Ini adalah investasi penuh dari negara untuk mencetak pemimpin pendidikan keagamaan berkelas global.