Moto G17 Dikritik Keras: Hanya Dapat 2 Tahun Dukungan Software

Moto G17 Dikritik Keras: Hanya Dapat 2 Tahun Dukungan Software
Sumber :
  • Istimewa

Motorola Signature Rilis: Flagship Killer Harga Mulai Rp54 Jutaan
  • Kritik tajam menghantam peluncuran Moto G17 di Eropa, bukan karena spesifikasi, melainkan minimnya jaminan dukungan perangkat lunak.
  • Motorola hanya menjanjikan pembaruan keamanan selama dua tahun, tanpa menyebutkan adanya pembaruan versi utama Android.
  • Moto G17 masih menggunakan Android 15, yang sudah dianggap usang mengingat versi ini rilis pada pertengahan 2024.
  • Kebijakan ini dinilai mengecewakan, terutama jika dibandingkan dengan tawaran pesaing budget seperti Samsung dan Xiaomi.

Samsung Galaxy A07 5G Rilis: Jaminan 6 Tahun Pembaruan OS

Motorola baru saja meluncurkan Moto G17, sebuah penyegaran dari model G15, di beberapa wilayah Eropa. Tetapi, peluncuran ini segera dihantam kritik pedas dari para analis dan konsumen. Mereka mempertanyakan kebijakan dukungan software Moto G17 yang dinilai sangat minim.

Fokus kritikan utama tidak tertuju pada desain atau perangkat keras, melainkan pada janji jangka panjang perusahaan. Motorola disinyalir tidak akan menyediakan pembaruan versi Android utama untuk perangkat ini.

Moto G17 & G17 Power Hadir: Baterai Jumbo, Kamera Sony 50MP, Harga Terjangkau!

Moto G17: Ponsel Baru dengan OS Usang

Moto G17 dirilis pekan lalu dengan beberapa peningkatan minor. Peningkatan paling menonjol mencakup kamera depan 32MP, sementara spesifikasi inti lainnya tetap familiar.

Ponsel ini ditenagai oleh chipset MediaTek Helio G81 Extreme. Masalah mendasar muncul karena G17 dikirimkan dengan Android 15. Padahal, versi sistem operasi ini pertama kali diluncurkan pada pertengahan 2024, sehingga terasa sangat tertinggal pada awal 2026.

Janji Dukungan yang Sangat Terbatas

Motorola dengan jelas mencantumkan jaminan dukungan pada halaman produk di Inggris. Mereka secara eksplisit menjanjikan pembaruan keamanan selama dua tahun, yang berarti cakupan akan berakhir sekitar awal 2028.

Yang paling krusial, perusahaan tidak mencantumkan janji apa pun mengenai pembaruan versi Android. Ini secara implisit mengonfirmasi bahwa pengguna kemungkinan besar terjebak pada Android 15.

Memanfaatkan Celah Regulasi EU

Motorola berdalih bahwa kebijakan mereka sudah memenuhi regulasi Ecodesign Uni Eropa (EU). Aturan tersebut memang mewajibkan produsen menyediakan pembaruan keamanan, korektif, dan fungsionalitas selama beberapa tahun setelah produk berhenti dijual.

Namun, regulasi itu secara cerdas hanya mewajibkan pembaruan versi Android utama apabila produsen memilih untuk menawarkannya. Kata-kata ini memungkinkan Motorola memenuhi persyaratan hukum minimum tanpa perlu repot menyediakan peningkatan OS yang signifikan.

Halaman Selanjutnya
img_title