Ulasan Lengkap Samsung Galaxy Tab S11 Ultra 5G, Tablet Premium Layar Besar
- samsung
Beralih ke sektor daya, Galaxy Tab S11 Ultra dibekali baterai berkapasitas 11.600 mAh. Kapasitas besar ini memungkinkan tablet digunakan seharian penuh untuk bekerja, streaming, maupun browsing tanpa harus sering mengisi ulang. Selain itu, dukungan pengisian cepat 45 W membantu mempercepat proses pengisian daya, sehingga pengguna tidak perlu menunggu terlalu lama saat baterai habis.
Dari segi desain dan konektivitas, Samsung juga tidak setengah-setengah. Tablet ini tampil dengan bodi tipis dan kokoh, serta sudah mengantongi sertifikasi IP68 yang membuatnya tahan terhadap debu dan air. Untuk konektivitas, tersedia dukungan 5G pada varian seluler serta Wi-Fi generasi terbaru yang menjamin akses internet cepat dan stabil. Sementara itu, kehadiran quad speaker dengan teknologi Dolby Atmos memberikan pengalaman audio yang lebih imersif, baik saat menonton film maupun bermain gim.
Meski menawarkan banyak kelebihan, Galaxy Tab S11 Ultra tetap memiliki beberapa kekurangan. Salah satu yang paling terasa adalah harga jualnya yang cukup mahal. Sebagai tablet flagship, banderolnya jelas berada di kelas atas. Oleh karena itu, tablet ini bisa terasa terlalu berlebihan bagi pengguna kasual yang hanya membutuhkan perangkat untuk kebutuhan ringan.
Selain itu, meskipun S Pen sudah termasuk dalam paket, stylus ini tidak dilengkapi fitur Bluetooth. Akibatnya, fungsi tambahan seperti kontrol jarak jauh atau gestur tertentu tidak tersedia, berbeda dengan stylus di beberapa perangkat premium lain. Bagi sebagian pengguna, hal ini mungkin menjadi kekurangan kecil, namun tetap patut dicatat.
Di sektor kamera, Samsung juga melakukan beberapa pengurangan. Kamera depan ultra-wide yang sebelumnya ada kini dihilangkan. Tak hanya itu, tablet ini juga tidak dibekali motor getar atau haptic feedback, yang membuat pengalaman penggunaan terasa sedikit berbeda dibanding generasi sebelumnya. Kekurangan lain yang cukup disayangkan adalah tidak adanya charger dalam paket penjualan. Pengguna harus membeli adaptor 45 W secara terpisah agar bisa menikmati pengisian daya cepat secara maksimal.
Masalah lain yang muncul adalah penggunaan kabel USB-C standar USB 2.0. Padahal, untuk perangkat premium, banyak pengguna berharap dukungan USB 3.x agar transfer data bisa lebih cepat. Selain itu, beberapa aksesori pihak ketiga seperti keyboard atau case juga dilaporkan belum sepenuhnya kompatibel, terutama aksesori dari generasi sebelumnya.