Redmi A7 Pro Raih Sertifikasi Global, Ini Bocoran Spesifikasi dan Peluang Masuk Indonesia

Redmi A7 Pro Siap Meluncur
Sumber :
  • redmi

Kabar mengenai kehadiran ponsel entry-level terbaru dari Redmi kembali menguat. Kali ini, perangkat yang menjadi sorotan adalah Redmi A7 Pro. Ponsel ini dilaporkan telah mengantongi sejumlah sertifikasi penting di berbagai negara, yang sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa peluncurannya tinggal menunggu waktu.

Perbandingan Xiaomi Redmi Note 15 Pro 4G vs 5G: Spesifikasi, Kamera, dan Performa

Sebelumnya, Redmi A7 Pro memang sudah lebih dulu terdeteksi dalam basis data FCC pada Desember 2025. Namun, saat itu identitas resminya belum terkonfirmasi. Kini, melalui kemunculannya di sertifikasi NBTC Thailand dan TDRA Uni Emirat Arab, nama Redmi A7 Pro akhirnya dipastikan secara resmi. Dengan kata lain, Redmi benar-benar tengah menyiapkan seri A terbaru untuk pasar global.

Menariknya, Redmi A7 Pro tercatat dengan dua nomor model berbeda. Di database TDRA UEA, ponsel ini muncul dengan nomor model 25128RN17Y. Sementara itu, di Thailand melalui NBTC, perangkat yang sama terdaftar dengan nomor model 25128RN17A. Tak berhenti di situ, nomor model versi Thailand tersebut juga terdeteksi di platform sertifikasi SDPPI Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa Redmi A7 Pro berpotensi besar masuk ke pasar Tanah Air dalam waktu dekat.

Redmi Turbo 5 Max Resmi Meluncur: Harga, Spek Monster, Baterai 9000mAh

Meski begitu, sertifikasi tersebut memang belum membocorkan spesifikasi teknis secara detail. Namun demikian, dari daftar NBTC diketahui bahwa Redmi A7 Pro akan mendukung jaringan 4G LTE. Ini cukup masuk akal, mengingat seri A Redmi selama ini memang difokuskan untuk segmen entry-level dengan harga terjangkau dan konektivitas yang sederhana.

Kemunculan nama Redmi A7 Pro juga memunculkan fakta menarik lainnya. Redmi tampaknya memilih untuk melewatkan penamaan Redmi A6. Dengan demikian, Redmi A7 Pro secara langsung diposisikan sebagai penerus Redmi A5 yang dirilis tahun lalu. Strategi ini bukan kali pertama dilakukan Xiaomi, dan biasanya bertujuan untuk penyelarasan produk di pasar global.

Vivo V70 Series Bocor: Desain Premium, Snapdragon Kencang, Kamera 50 MP

Di sisi lain, rumor yang beredar juga menyebutkan bahwa Poco, sebagai merek saudara Redmi, tengah menyiapkan perangkat bernama Poco C81 dengan nomor model 25128RN17G. Jika merujuk pada pola sebelumnya, besar kemungkinan Poco C81 merupakan versi rebranding dari Redmi A7 Pro. Sebagai perbandingan, Poco C71 tahun lalu diketahui merupakan versi ubahan dari Redmi A5. Oleh karena itu, langkah serupa tampaknya kembali diterapkan tahun ini.

Berbicara soal spesifikasi, bocoran awal mengenai Redmi A7 Pro sudah mulai bermunculan. Berdasarkan data dari sertifikasi FCC yang lebih dulu terungkap, ponsel ini diperkirakan akan mengusung layar LCD berukuran 6,9 inci. Layar tersebut kemungkinan masih menggunakan desain notch tetesan air dan mendukung resolusi HD+. Untuk kelas entry-level, konfigurasi ini terbilang cukup wajar dan fungsional untuk kebutuhan harian.

Selanjutnya, Redmi A7 Pro disebut-sebut akan menjalankan Android 15 Go Edition. Sistem operasi versi ringan ini memang dirancang khusus untuk perangkat dengan spesifikasi terbatas, sehingga tetap mampu berjalan lancar untuk aktivitas dasar seperti browsing, chatting, dan streaming ringan.

Dari sisi performa, ponsel ini diprediksi akan ditenagai chipset Unisoc T7250. Chip ini sebelumnya juga digunakan pada Redmi A5 dan Poco C71. Meski bukan prosesor kencang, Unisoc T7250 dinilai cukup stabil untuk penggunaan sehari-hari, terutama bagi pengguna pemula atau mereka yang membutuhkan ponsel kedua.

Untuk urusan memori, Redmi A7 Pro kabarnya akan hadir dalam beberapa varian. Opsi RAM yang disiapkan mencakup 4GB dan 6GB dengan teknologi LPDDR4x. Sementara itu, kapasitas penyimpanan internalnya menggunakan eMMC dengan pilihan 64GB dan 128GB. Kombinasi ini diharapkan mampu memberikan fleksibilitas bagi konsumen dengan kebutuhan berbeda.

Sayangnya, hingga kini belum ada informasi detail mengenai sektor kamera. Redmi masih menutup rapat konfigurasi sensor yang akan digunakan pada A7 Pro. Meski demikian, jika berkaca pada generasi sebelumnya, kemungkinan ponsel ini akan mengusung kamera utama dengan resolusi standar yang cukup untuk foto dokumentasi dan media sosial ringan.

Di balik bodinya, Redmi A7 Pro diperkirakan akan dibekali baterai berkapasitas besar, yakni 6.000 mAh. Kapasitas ini jelas menjadi nilai jual utama, terutama bagi pengguna yang menginginkan daya tahan baterai panjang. Selain itu, ponsel ini disebut akan mendukung pengisian daya 15W melalui port USB-C, sebuah peningkatan kecil namun relevan di kelasnya.

Secara keseluruhan, Redmi A7 Pro tampak diposisikan sebagai ponsel entry-level yang mengedepankan layar besar, baterai jumbo, dan sistem operasi ringan. Dengan sertifikasi yang sudah dikantongi di berbagai negara, termasuk Indonesia, kehadirannya di pasar tampaknya hanya tinggal menunggu pengumuman resmi dari Redmi.