TV 8K Ternyata Tak Sehebat yang Dibayangkan? Ini Fakta Mengejutkannya!
- TCL
Gadget – Dulu dijanjikan sebagai “masa depan tontonan rumahan”, kini TV 8K justru terlihat seperti teknologi yang kehilangan arah. Setelah bertahun-tahun dipromosikan sebagai penerus alami dari 4K, resolusi ultra-tinggi ini tidak hanya gagal menarik minat konsumen, tapi juga ditinggalkan oleh para raksasa industri yang dulunya paling vokal mendukungnya.
Yang terbaru, LG Electronics mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi memprioritaskan TV 8K dalam lini produk 2026. Langkah ini menyusul keputusan serupa dari TCL dan Sony, yang perlahan menghentikan pengembangan atau produksi model 8K mereka. Bahkan, Sharp pionir pertama yang memamerkan TV 8K di CES 2012 kini nyaris tak terdengar lagi dalam percakapan tentang resolusi ultra-tinggi.
Fakta ini menimbulkan satu pertanyaan krusial: jika produsen sendiri sudah “mundur teratur”, apakah masih masuk akal bagi konsumen untuk membeli TV 8K hari ini?
Jawabannya sederhana: tidak. Dan berikut adalah penjelasan lengkap mengapa Anda sebaiknya menunda atau bahkan membatalkan rencana membeli TV 8K.
Sejarah Singkat: Ketika 8K Dijanjikan Jadi Revolusi Visual
Semua bermula pada 2012, ketika Sharp memamerkan prototipe TV 8K pertama di ajang Consumer Electronics Show (CES). Empat tahun kemudian, pada 2016, standar teknis pendukung seperti HDMI 2.1 dan DisplayPort 1.4 dirilis oleh VESA dan HDMI Forum, memungkinkan transmisi data 8K secara real-time.
Puncak ambisi datang pada 2018–2019, saat Samsung dan LG gencar meluncurkan model 8K premium:
Samsung menjual TV 8K pertamanya di AS dengan harga USD 3.500
LG merilis OLED 8K pertama di dunia pada 2019, menegaskan komitmennya pada “masa depan visual”
Namun, di balik gemerlap peluncuran, permintaan pasar nyaris tak ada. Dan kini, mimpi itu perlahan runtuh.
Alasan Utama TV 8K Gagal Menembus Pasar Massal
1. Konten 8K Asli Nyaris Tidak Ada
Ini adalah penghambat terbesar. Hingga 2026, hampir tidak ada platform streaming utama termasuk Netflix, Disney+, Amazon Prime Video, atau YouTube yang menawarkan konten 8K native secara rutin.
Beberapa siaran olahraga (seperti Olimpiade Tokyo 2021) memang direkam dalam 8K, tetapi hanya tersedia di wilayah terbatas dan melalui saluran khusus. Tanpa konten asli, TV 8K hanya menampilkan hasil upscaling dari 4K atau 1080p, yang kualitasnya tidak jauh berbeda dari TV 4K premium.