Isu Aplikasi Tokopedia Ditutup: Pedagang Ramai Pindah ke Shopee
- Istimewa
Menanggapi rumor krusial ini, manajemen TikTok menegaskan kembali komitmen investasi mereka di Tokopedia dan pasar Indonesia. TikTok menyuntikkan dana sebesar US$1,5 miliar (sekitar Rp23 triliun) untuk mengakuisisi 75,01% saham Tokopedia pada awal Januari 2024.
"Kami terus berinvestasi di Tokopedia dan Indonesia sebagai bagian dari strategi kami untuk mendorong pertumbuhan dan inovasi yang berkelanjutan," ujar Manajemen TikTok. Namun, mereka tidak memberikan jawaban eksplisit mengenai kebenaran pemisahan atau penutupan aplikasi tersebut.
Analisis Dampak Jangka Panjang E-commerce Indonesia
Akuisisi ini bertujuan memperkuat posisi TikTok di pasar e-commerce paling strategis di Asia Tenggara. Data Momentum Works menunjukkan Indonesia menjadi pasar terbesar TikTok Shop.
Nilai Transaksi Bruto (GMV) platform tersebut mencapai sekitar US$6 miliar pada semester I/2025 saja. Keputusan seller untuk bermigrasi ini menunjukkan bahwa strategi integrasi Tokopedia TikTok Shop harus mempertimbangkan loyalitas dan kesejahteraan penjual lama.
Kelangsungan platform e-commerce pasca merger sangat bergantung pada kemampuan manajemen menjaga keseimbangan ekosistem. Mereka harus mampu menjawab kekhawatiran pedagang di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.