Smart Ring Jadi Remote AR? Oura Bocorkan Konsep Kacamata Masa Depan!

Smart Ring Jadi Remote AR? Oura Bocorkan Konsep Kacamata Masa Depan!
Sumber :
  • notebookcheck
  • Menggulir menu
  • Memilih opsi
  • Menyesuaikan volume atau brightness
  • Mengaktifkan mode olahraga
Mewah & Tahan Air 150 Meter! Huawei Luncurkan Smartwatch Emas Seharga Mobil

Misalnya, mengetuk ibu jari dan jari telunjuk bisa berarti “kembali”, sementara menggeser jari bisa menggulir daftar notifikasi. Karena ring sudah dekat dengan saraf dan otot tangan, deteksi gerakan bisa sangat presisi dan responsif.

Pendekatan ini menghindari dua masalah utama di AR saat ini:

Transformasi Apple Watch: Casing miniphone Ubah Jadi Perangkat Genggam
  • Kontrol suara yang tidak privasi di tempat umum
  • Tombol fisik yang tidak ergonomis di kacamata ringan
  • Masih dalam Tahap Paten Belum Ada Jaminan Produksi

Penting dicatat: semua ini masih berupa konsep dalam dokumen paten. Banyak perusahaan teknologi mengajukan paten sebagai bentuk perlindungan ide, tanpa niat langsung memproduksinya.

Smartwatch Baru Motorola Dukung Panggilan & GPS Ganda—Cek Harga & Fitur Lengkapnya

Namun, keberadaan paten ini menunjukkan bahwa Oura sedang memikirkan ekosistem yang lebih luas bukan hanya sebagai perangkat kesehatan, tapi sebagai platform interaksi manusia-mesin generasi berikutnya.

Samsung Ikut Main: Galaxy Ring + Headset XR

Menariknya, Oura bukan satu-satunya yang mengejar integrasi cincin pintar dan AR/VR.
Samsung, melalui laporan internal dan bocoran pengembangan, juga diketahui merancang agar Galaxy Ring berfungsi sebagai:

  • Sensor biometrik untuk headset Galaxy XR
  • Alat kontrol gestur untuk navigasi UI
  • Input presisi untuk game atau aplikasi produktivitas

Dengan dukungan ekosistem Android dan hardware Samsung yang kuat, Galaxy Ring + XR bisa menjadi pesaing serius terutama jika diluncurkan sebelum Oura.

Tantangan Teknis dan Pasar

Meski menarik, konsep ini menghadapi beberapa tantangan:

  • Daya tahan baterai: AR membutuhkan daya besar, sementara ring punya kapasitas terbatas
  • Latensi: Sinkronisasi real-time antara ring dan kacamata harus nyaris instan
  • Adopsi pengguna: Butuh edukasi agar orang nyaman menggunakan gestur sebagai input
  • Privasi data: Kombinasi biometrik + AR bisa mengumpulkan data sensitif dalam jumlah besar

Namun, jika Oura berhasil mengatasi ini, mereka bisa menjadi pemain kunci di persimpangan antara kesehatan digital dan realitas campuran.

Kesimpulan: Masa Depan Interaksi Tanpa Layar Sudah di Depan Mata

Oura mungkin mulai sebagai perusahaan sleep tracker, tapi paten terbarunya menunjukkan visi yang jauh lebih besar: menciptakan cara baru berinteraksi dengan teknologi tanpa layar, tanpa suara, hanya dengan gerakan alami tubuh dan data biologis kita sendiri.

Halaman Selanjutnya
img_title