PLN Pasok 200 MW Energi Terbarukan untuk Data Center Microsoft
- Istimewa
Microsoft memiliki komitmen investasi besar di Indonesia. Pada tahun 2024, perusahaan menyatakan akan menginvestasikan US$1,7 miliar (setara Rp27,6 triliun) selama empat tahun. Dana ini dialokasikan untuk infrastruktur cloud dan AI baru.
Pengembangan Azure Region di Jawa Barat
Investasi tersebut merupakan investasi tunggal terbesar dalam 29 tahun sejarah Microsoft di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Chairman dan CEO Microsoft, Satya Nadella, pada saat itu.
Secara fisik, Microsoft saat ini memiliki beberapa fasilitas utama di Karawang, Jawa Barat. Fasilitas tersebut mencakup dua data center yang dinamai JK02 dan JK09.
JK02 telah beroperasi penuh, sementara JK09 masih dalam tahap pembangunan. Noelle Walsh menegaskan keandalan layanan menjadi alasan utama pengembangan banyak pusat data di Indonesia. Perusahaan akan terus berinvestasi pada infrastruktur ini ke depan.
Analisis Dampak Keberlanjutan Data Center
Pengembangan Microsoft Data Center Indonesia yang kini didukung penuh oleh energi terbarukan PLN menciptakan standar operasional baru. Sinergi ini menunjukkan bagaimana teknologi global dapat beroperasi secara masif sekaligus bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Kontrak pasokan 200 MW ini menempatkan Indonesia sebagai pemain kunci dalam peta infrastruktur digital hijau di Asia Tenggara.
Meskipun nilai investasi selanjutnya tidak diungkapkan, Microsoft memastikan pengembangan infrastruktur digital akan terus berjalan. Noelle Walsh turut menjamin bahwa perusahaan memegang kendali sangat ketat dalam menjaga kerahasiaan dan integritas data para pelanggan mereka.