Eks Fisikawan Harvard Ungkap Lokasi Surga Secara Ilmiah
Kamis, 12 Februari 2026 - 07:11 WIB
Sumber :
- Istimewa
Pandangan Sains Terhadap Batas Eksistensi
Meskipun menarik, mayoritas astronom profesional memiliki pandangan berbeda mengenai temuan ini. Mereka menganggap Horison Kosmik hanyalah batas praktis pengamatan manusia, bukan sebuah penghalang fisik atau dinding spiritual.
Batas ini merepresentasikan jarak terjauh cahaya yang sempat mencapai Bumi sejak peristiwa Big Bang 13,8 miliar tahun silam. Penemuan radiasi latar belakang gelombang mikro kosmik pada 1965 memperkuat teori bahwa alam semesta terus berkembang dari titik awal yang panas.
Namun, bagi Guillen, apa pun yang berada di luar jangkauan indra manusia tetap memiliki sifat luar biasa. Diskusi mengenai lokasi surga ini pun terus menjadi jembatan antara pembuktian sains dan keyakinan spiritual di era modern.