NASA Uji Teknologi Sayap Hemat Bahan Bakar: Hemat Avtur 10%!
- Istimewa
Melalui kecepatan tersebut, peneliti dapat mempelajari kondisi aliran udara secara nyata dalam lingkungan operasional yang realistis. Eksperimen ini memastikan bahwa desain sayap mampu meminimalkan hambatan gesekan (drag) pada kondisi atmosfer yang sebenarnya.
Proyeksi Masa Depan Penerbangan Hijau dan Supersonik
Keberhasilan tahap awal ini memicu optimisme tinggi untuk melanjutkan NASA uji teknologi sayap hemat bahan bakar ke seri uji terbang berikutnya. Pengujian mendatang akan mengukur stabilitas aliran laminar pada kecepatan yang lebih tinggi dan berbagai kondisi cuaca. Fokus utama tim adalah memastikan konsistensi performa teknologi ini sebelum diadopsi secara luas oleh industri.
Jika performanya terbukti stabil, adaptasi teknologi CATNLF tidak hanya terbatas pada pesawat penumpang subsonik konvensional. Desain revolusioner ini juga memiliki potensi besar untuk diterapkan pada pesawat supersonik generasi berikutnya. Inovasi ini diharapkan menjadi standar baru bagi layanan penerbangan yang lebih bersih, lebih murah, dan jauh lebih efisien.