YouTube Down Global Pagi Ini, Sistem Rekomendasi Jadi Masalah
- Istimewa
- Layanan YouTube mengalami gangguan global pada Rabu (18/2/2026) mulai pukul 08.40 WIB.
- Pihak manajemen mengonfirmasi adanya kerusakan teknis pada sistem rekomendasi video.
- Layanan mulai pulih secara bertahap pada pukul 09.20 WIB setelah penanganan tim teknis.
Platform video terbesar milik Alphabet, YouTube, mendadak mengalami gangguan teknis atau YouTube down secara global pada Rabu (18/2/2026). Ribuan pengguna melaporkan kesulitan akses mulai pukul 08.40 WIB hingga memicu tagar #YouTubeDOWN di media sosial X. Gangguan ini berdampak langsung pada tampilan beranda yang gagal memuat konten video bagi pengguna di berbagai negara.
Penyebab Utama YouTube Down Pagi Ini
Tim resmi melalui akun @TeamYouTube menyatakan bahwa mereka langsung menyelidiki masalah tersebut. Perusahaan mengidentifikasi adanya gangguan pada sistem rekomendasi internal mereka. Masalah ini menyebabkan video tidak muncul pada halaman utama, aplikasi YouTube, YouTube Music, hingga YouTube Kids.
Pengguna biasanya hanya melihat pesan galat bertuliskan “Something went wrong, try again” saat mencoba mengakses konten. Meskipun halaman utama sempat lumpuh, tim teknis bergerak cepat melakukan perbaikan menyeluruh. Layanan terpantau mulai kembali normal dan stabil sekitar pukul 09.20 WIB.
Dampak Gangguan pada Pengguna Global
Gangguan ini memicu gelombang keluhan dari warganet di seluruh dunia. Hal ini sangat wajar mengingat posisi YouTube sebagai platform video paling dominan saat ini. Secara finansial, YouTube bahkan mencatatkan pendapatan fantastis lebih dari US$60 miliar sepanjang tahun 2025.
Angka tersebut menunjukkan posisi YouTube yang jauh melampaui kompetitor seperti Netflix. Bahkan, pendapatan YouTube kini hanya kalah dari raksasa hiburan Disney. Oleh karena itu, gangguan durasi pendek sekalipun sangat berpengaruh terhadap ekosistem periklanan global.
Strategi Masa Depan dan Inovasi AI YouTube
CEO YouTube, Neal Mohan, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan stabilitas platform di tengah tantangan teknologi. Perusahaan kini fokus mengintegrasikan alat kecerdasan buatan (AI) bagi para kreator konten. Lebih dari 1 juta saluran tercatat telah aktif menggunakan fitur AI YouTube setiap harinya.
Selain fokus pada AI, YouTube terus mengandalkan format video pendek melalui YouTube Shorts. Saat ini, YouTube Shorts telah meraup rata-rata 200 miliar penayangan setiap hari. Perusahaan juga berencana meluncurkan fitur multiview dan paket berlangganan hemat untuk YouTube TV dalam waktu dekat.