Xiaomi 17 Ultra Leica Edition Muncul di Geekbench, Performa AI Bikin Penasaran
- gizmo china
Desas-desus mengenai kehadiran Xiaomi 17 Ultra Leica Edition akhirnya semakin terang. Menjelang peluncuran global yang diperkirakan berlangsung dalam waktu dekat, perangkat flagship ini muncul di platform pengujian performa Geekbench. Kemunculan tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan mengungkap sejumlah detail penting, terutama terkait performa kecerdasan buatan dan konfigurasi dapur pacunya.
Berdasarkan data yang terdeteksi di Geekbench AI, varian global dengan nomor model 25128PNA1G mencatat skor yang cukup tinggi. Untuk pengujian presisi tunggal, perangkat ini memperoleh angka 1.973. Sementara itu, pada presisi setengah, nilainya mencapai 3.322, dan skor terkuantisasi menyentuh 4.754. Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa ponsel ini dirancang serius untuk menangani tugas berbasis AI langsung dari perangkat.
Kemampuan ini tentu bukan sekadar gimmick. Di era sekarang, AI pada smartphone berperan besar dalam pemrosesan gambar, pengenalan suara, hingga optimalisasi fotografi komputasional secara real-time. Dengan skor Geekbench AI yang solid, Xiaomi 17 Ultra Leica Edition diprediksi mampu memberikan pengalaman lebih cepat dan responsif saat mengedit foto, merekam video, atau menggunakan fitur pintar lainnya.
Selain itu, hasil benchmark juga mengungkap penggunaan chipset berbasis arsitektur Qualcomm ARMv8. Konfigurasinya terdiri dari enam inti efisiensi dengan kecepatan hingga 3,63GHz serta dua inti performa yang mampu menyentuh 4,61GHz. Spesifikasi tersebut selaras dengan ekspektasi penggunaan Snapdragon 8 Elite Gen 5, yang diyakini menjadi otak utama perangkat ini. Jika benar, maka performanya akan berada di jajaran paling atas untuk kategori flagship 2026.
Tidak hanya soal prosesor, perangkat ini juga tercatat membawa RAM 16GB. Kapasitas sebesar itu jelas memberi ruang lega untuk multitasking berat, mulai dari bermain gim grafis tinggi hingga menjalankan aplikasi produktivitas secara bersamaan. Ditambah lagi, sistem operasinya sudah berbasis Android 16 yang kemungkinan besar dibalut dengan antarmuka HyperOS 3 khas Xiaomi. Kombinasi ini menandakan kesiapan Xiaomi untuk bersaing di pasar premium global.
Menariknya, Xiaomi 17 Ultra Leica Edition diprediksi tetap mempertahankan fondasi perangkat keras yang sama dengan versi Ultra standar. Namun demikian, edisi Leica ini akan lebih menonjolkan sektor fotografi. Kerja sama dengan Leica diyakini menghadirkan penyetelan warna khas, mode pemotretan eksklusif, hingga sentuhan desain yang lebih elegan dan profesional.
Dari sisi layar, perangkat ini kabarnya mengusung panel AMOLED LTPO berukuran 6,9 inci dengan resolusi 1,5K dan refresh rate 120Hz. Teknologi LTPO memungkinkan penyesuaian refresh rate secara dinamis sehingga konsumsi daya lebih efisien. Untuk perlindungan, disebutkan adanya Dragon Crystal Glass 3 yang diklaim lebih tangguh terhadap goresan dan benturan ringan.
Masuk ke sektor kamera, Xiaomi tampaknya tidak main-main. Konfigurasinya diperkirakan terdiri dari tiga kamera belakang yang semuanya disetel oleh Leica. Sensor utama beresolusi 50 megapiksel akan menjadi andalan untuk pemotretan harian. Sementara itu, kamera ultra-wide 50 megapiksel memberi keleluasaan saat mengambil foto lanskap atau grup. Yang paling mencuri perhatian adalah lensa telefoto periskop 200 megapiksel, yang dirancang untuk menghadirkan kemampuan zoom jarak jauh dengan detail tinggi.
Dengan dukungan AI yang kuat, sistem kamera tersebut diyakini mampu menghasilkan foto tajam dalam berbagai kondisi cahaya. Selain itu, fitur pemrosesan warna khas Leica kemungkinan memberi karakter visual yang berbeda dibandingkan smartphone lain di kelasnya. Oleh karena itu, Xiaomi 17 Ultra Leica Edition tampak diarahkan bagi pengguna yang serius di bidang fotografi mobile.
Tidak berhenti di situ, kapasitas baterai yang dibenamkan juga terbilang besar, yakni 6.800mAh. Kapasitas ini tergolong di atas rata-rata untuk kelas flagship. Untuk pengisian daya, tersedia dukungan fast charging kabel 90W dan pengisian nirkabel 50W. Dengan kombinasi tersebut, pengguna dapat mengisi daya dengan cepat tanpa harus menunggu lama, sekaligus menikmati daya tahan yang panjang untuk aktivitas seharian.
Di pasar Tiongkok, perangkat ini sudah diperkenalkan dalam dua varian, yaitu 16GB + 512GB dan 16GB + 1TB. Harga awalnya berada di kisaran 7.999 Yuan atau sekitar 1.160 dolar AS. Opsi warna yang tersedia meliputi Hitam dan Putih Gading, keduanya dirancang dengan kesan premium dan minimalis.
Sejumlah sertifikasi juga mengisyaratkan bahwa versi global kemungkinan dipasarkan dengan nama Leica Leitzphone powered by Xiaomi. Meski demikian, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi terkait penamaan finalnya. Jika melihat jadwal yang beredar, peluncuran globalnya diperkirakan berlangsung pada akhir Februari, bahkan sebelum ajang Mobile World Congress 2026 digelar.
Dengan segala bocoran yang sudah muncul, Xiaomi 17 Ultra Leica Edition tampaknya siap menjadi salah satu flagship paling menarik tahun ini. Performa AI yang mumpuni, dukungan chipset kelas atas, kamera Leica 200MP, serta baterai jumbo menjadi kombinasi yang sulit diabaikan. Kini, publik hanya tinggal menunggu pengumuman resmi untuk memastikan apakah semua spesifikasi tersebut benar-benar hadir sesuai ekspektasi.