Apple Siapkan Kacamata Pintar, Liontin AI, dan AirPods dengan Kamera!

Apple Siapkan Kacamata Pintar, Liontin AI, dan AirPods dengan Kamera!
Sumber :
  • Apple

Liontin AI: Asisten Visual yang Selalu Menemani

Bocoran Proyek Rahasia Apple: Aplikasi AI yang Lebih Canggih dari ChatGPT!

Jika kacamata terlalu mencolok, Apple punya alternatif: liontin AI seukuran AirTag.

Perangkat kecil ini bisa:

Samsung Umumkan Peluncuran Galaxy Tab S11 Series di Paruh Kedua 2025!
  • Digantung sebagai kalung
  • Dikaitkan ke pakaian atau tas
  • Beroperasi sebagai “mata kedua” untuk Siri

Dilengkapi kamera dan mikrofon, liontin ini akan terus-menerus (atau saat diaktifkan) mengirim data visual ke iPhone. Fungsinya mirip seperti lifelogging camera, tetapi dengan tujuan spesifik: memperkaya interaksi dengan Siri.

Peringatan Geoffrey Hinton: 10-20% Kemungkinan AI Musnahkan Manusia!

Misalnya, saat berbelanja, pengguna bisa bertanya:

“Siri, apakah merek ini ramah lingkungan?”

Atau saat bertemu seseorang:
“Siapa nama orang ini? Apakah kami pernah bertemu sebelumnya?”

Bloomberg memperkirakan perangkat ini bisa rilis secepatnya tahun depan (2026) lebih cepat dari kacamata pintar.
AirPods dengan Kamera: Bukan untuk Foto, Tapi untuk Memahami Dunia

Salah satu ide paling mengejutkan adalah penambahan kamera pada AirPods. Namun, jangan bayangkan selfie atau video call.

Kamera ini beresolusi rendah, dan tidak dimaksudkan untuk mengambil gambar. Fungsinya murni analitis:

  • Mendeteksi objek di sekitar pengguna
  • Membantu navigasi buta
  • Memberikan umpan balik audio berbasis visual (misalnya, “Ada tangga di depan Anda”)

Ini sangat relevan untuk aksesibilitas, terutama bagi pengguna tunanetra atau low vision. Tapi juga berguna untuk semua orang misalnya, saat mencari barang di meja yang penuh, cukup ucapkan:

“Siri, di mana kunciku?”

Apple telah lama bereksperimen dengan integrasi sensor di earbud, dan kini tampaknya siap membawa konsep itu ke level berikutnya.

Strategi Apple: AI yang Melekat pada Tubuh, Bukan Hanya di Ponsel

Yang menarik dari pendekatan Apple adalah filosofi desainnya:

“AI tidak hanya duduk di ponselmu. Ia akan duduk di tubuhmu.”

Alih-alih meluncurkan satu produk revolusioner, Apple memilih strategi bertahap:

  • Perangkat wearable ringan (liontin, AirPods) → adopsi cepat
  • Kacamata pintar tanpa layar → transisi ke AR penuh
  • True AR glasses dengan display → masih “bertahun-tahun lagi”

Semua perangkat ini terpusat pada iPhone sebagai otak pemrosesan, menjaga ekosistem tertutup Apple tetap utuh.

Selain itu, Apple juga dikabarkan mengintegrasikan model AI Google Gemini untuk memperkuat kemampuan pemahaman bahasa alami langkah yang menunjukkan bahwa Apple sadar: perang AI bukan hanya soal hardware, tapi juga software dan data.

Halaman Selanjutnya
img_title