Link Video Tiara Kartika Blunder VCS Viral? Ini Fakta & Bahaya di Baliknya!

Link Video Tiara Kartika Blunder VCS Viral? Ini Fakta & Bahaya di Baliknya!
Sumber :
  • Tiktok

Gadget – Nama Tiara Kartika, selebgram yang dikenal lewat tarian enerjiknya di TikTok, tiba-tiba menjadi sorotan publik sejak Rabu, 18 Februari 2026. Bukan karena konten barunya, melainkan karena dugaan kebocoran video call seks (VCS) yang disebut-sebut melibatkan dirinya.

Cara Aktifkan Verifikasi Dua Langkah WhatsApp Agar Akun Aman

Rumor ini menyebar cepat di berbagai platform media sosial, memicu gelombang pencarian masif dengan kata kunci seperti “Tiara Kartika Viral”, “Tiara Viral TikTok”, hingga “link video asli Tiara Kartika blunder VCS”. Namun, di balik rasa penasaran yang memuncak, muncul ancaman serius yang jauh lebih berbahaya daripada sekadar gosip: jebakan digital yang mengincar data pribadi Anda.

Artikel ini mengungkap tiga fakta penting tentang fenomena ini bukan untuk memperkuat rumor, tetapi untuk melindungi Anda dari modus penipuan yang sedang marak dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab.

Viral Video Kasir Indomaret Pegang Kopi ABC-Asli atau Cuma Jebakan?

Fakta #1: Tidak Ada Bukti Keaslian Video yang Beredar

Hingga Kamis, 19 Februari 2026, tidak ada bukti konkret bahwa video blunder VCS yang dikaitkan dengan Tiara Kartika benar-benar asli.

Waspada Malware Keenadu! Intai Ribuan Tablet Android Murah
  • Tidak ada pernyataan klarifikasi atau bantahan dari manajemen atau pihak keluarga.
  • Potongan video yang beredar di TikTok dan Twitter tidak memiliki metadata verifikasi dan kerap dipotong secara manipulatif.
  • Banyak ahli media sosial menduga bahwa video tersebut bisa jadi hasil deepfake, rekayasa konten lama, atau bahkan sama sekali tidak melibatkan Tiara Kartika. Yang pasti, keasliannya belum terverifikasi oleh sumber tepercaya.

Fakta #2: Link “Video Asli” Adalah Jebakan Phishing

Di tengah kehebohan, muncul ratusan tautan di Twitter, Instagram, dan forum online yang menjanjikan akses ke “video lengkap” atau “versi utuh tanpa sensor”. Namun, ini adalah modus klasik phishing.

Bagaimana cara kerjanya?

  • Pengguna diklik ke situs mirip YouTube, Google Drive, atau layanan streaming.
  • Situs tersebut meminta izin login, verifikasi usia, atau “unduh aplikasi pemutar”.
  • Begitu pengguna menyetujui, data pribadi seperti email, kata sandi, hingga riwayat lokasi bisa dicuri.
  • Beberapa situs bahkan langsung mengarahkan ke halaman judi online ilegal atau konten dewasa berbayar.

Menurut pakar keamanan siber dari Kominfo, modus seperti ini meningkat 300% selama tren viral berbasis konten sensitif. “Mereka tidak menjual video mereka menjual akses ke identitas digital Anda,” tegasnya.

Halaman Selanjutnya
img_title