Android 17 Akhirnya Punya Fitur yang iPhone Miliki Sejak 2016!
- Android Developer
Gadget – Perkembangan Android 17 berjalan lebih cepat dari perkiraan. Meski versi beta pertama telah dirilis tanpa developer preview, banyak pengguna merasa kecewa karena tidak ada peningkatan signifikan dalam daftar perubahan (changelog). Namun, di balik layar, Google sedang menggodok dua fitur besar yang sudah lama menjadi andalan pengguna Apple: app lock native dan universal clipboard.
Kedua fitur ini bukan sekadar tambahan estetika melainkan peningkatan fungsionalitas inti yang memperkuat keamanan dan integrasi ekosistem. Ironisnya, Apple telah menghadirkannya bertahun-tahun lalu, sementara Android baru menyusul di 2026. Artikel ini mengupas mengapa fitur ini penting, bagaimana implementasinya di kedua platform, dan apa artinya bagi masa depan Android.
1. App Lock Native: Keamanan Aplikasi Langsung dari Sistem
Apa Itu App Lock?
App lock adalah fitur yang memungkinkan pengguna mengunci akses ke aplikasi tertentu dengan PIN, pola, sidik jari, atau wajah tanpa perlu aplikasi pihak ketiga.
Status di Android 17
Meski belum dikonfirmasi resmi, jejak kode untuk app lock telah ditemukan dalam framework Android. Ini menandakan Google sedang membangun fitur ini secara native bukan hanya sebagai eksperimen, tapi sebagai bagian permanen OS.
Saat ini, pengguna Pixel hanya bisa mengandalkan Private Space, fitur yang membuat profil pengguna terpisah untuk menjalankan aplikasi sensitif. Sayangnya, ini tidak praktis untuk aplikasi sehari-hari seperti WhatsApp, galeri, atau dompet digital karena pengguna harus beralih antar-profil setiap kali membuka aplikasi tersebut.
Bagaimana di iOS?
Apple memperkenalkan App Lock (dalam bentuk “Lock Hidden Apps”) secara resmi di iOS 18 (2024). Fitur ini memungkinkan pengguna menyembunyikan dan mengunci aplikasi dengan Face ID/Touch ID, langsung dari pengaturan sistem tanpa aplikasi tambahan.
Merek Android seperti Samsung, Xiaomi, dan Oppo memang sudah punya fitur serupa di antarmuka kustom mereka. Tapi tanpa dukungan native dari Google, pengalaman pengguna tetap tidak konsisten terutama di perangkat Pixel yang menjalankan Android murni.
Mengapa ini penting?
App lock native berarti keamanan lebih terintegrasi, hemat baterai, dan minim risiko privasi karena tidak perlu memberikan izin akses ke aplikasi pihak ketiga yang sering kali mengumpulkan data.
2. Universal Clipboard: Salin-Tempel Lintas Perangkat Tanpa Ribet
Masalah di Android Saat Ini
Android memiliki clipboard bawaan, tapi kontennya tidak disinkronkan antar-perangkat. Jika Anda menyalin teks di ponsel, Anda tidak bisa menempelnya di tablet, laptop, atau PC Android lain kecuali menggunakan layanan pihak ketiga seperti Google Keep atau aplikasi pihak ketiga.
Solusi di Android 17
Google sedang mengembangkan Universal Clipboard, yang pertama kali terdeteksi di rilis Canary November 2025. Fitur ini akan memungkinkan pengguna menyalin teks, gambar, atau link di satu perangkat Android dan menempelkannya di perangkat Android lain asalkan login dengan akun Google yang sama dan berada dalam jaringan yang aman.
Apple Sudah Melakukannya Sejak 2016
Fitur serupa, bernama Universal Clipboard, diperkenalkan Apple pada September 2016 bersama macOS Sierra dan iOS 10. Sejak itu, pengguna iPhone, iPad, dan Mac bisa salin-tempel lintas perangkat secara instan dan mulus salah satu fondasi utama ekosistem Apple yang terintegrasi.
Contoh penggunaan nyata:
- Salin alamat di ponsel → tempel di laptop saat pesan Gojek
- Salin kutipan di tablet → tempel di dokumen kerja di Chromebook
- Salin gambar meme → tempel langsung di obrolan WhatsApp di ponsel lain
Tanpa fitur ini, Android terasa seperti kumpulan perangkat terpisah, bukan satu ekosistem utuh.
Mengapa Google Baru Sekarang Mengadopsi Fitur Ini?
Ada beberapa alasan strategis:
Fokus pada stabilitas dulu
Google cenderung merilis fitur besar di Quarterly Platform Release (QPR), bukan di rilis awal. Android 17 QPR1 yang dijadwalkan Agustus/September 2026 kemungkinan besar akan menjadi wadah resmi untuk kedua fitur ini.
Tantangan teknis sinkronisasi aman
Universal clipboard membutuhkan enkripsi end-to-end dan autentikasi perangkat yang ketat sesuatu yang Apple kuasai lewat chip T2 dan Secure Enclave.
Tekanan dari kompetitor
Dengan Samsung, Xiaomi, dan lainnya sudah punya app lock, serta ekosistem Apple yang semakin terintegrasi, Google terpaksa mengejar ketertinggalan agar tidak kehilangan daya tarik di kalangan pengguna premium.
Dampak bagi Pengguna dan Ekosistem Android
Kehadiran dua fitur ini bukan sekadar “ikut-ikutan Apple” melainkan langkah krusial untuk menyatukan fragmentasi Android.
- Bagi pengguna: pengalaman lebih aman, produktif, dan mulus antar-perangkat.
- Bagi developer: API resmi memungkinkan integrasi yang lebih baik dengan aplikasi pihak ketiga.
- Bagi Google: memperkuat daya tarik ekosistem Android terutama di tengah persaingan ketat dengan Apple dan ekspansi Chromebook.
Namun, tantangan terbesar tetap: adopsi luas. Karena Android digunakan di ribuan model perangkat dari ratusan vendor, fitur ini mungkin tidak tersedia merata berbeda dengan Apple yang mengontrol seluruh hardware dan software.
Kesimpulan: Android 17 Mulai Menyusul, Tapi Masih Jauh di Belakang
App lock dan universal clipboard adalah fitur dasar yang seharusnya sudah ada sejak lama di Android. Fakta bahwa Apple telah menggunakannya selama 8–10 tahun menunjukkan betapa lambatnya inovasi Google dalam hal integrasi ekosistem.
Namun, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Dengan Android 17, Google akhirnya mengakui kebutuhan nyata pengguna modern: keamanan aplikasi pribadi dan konektivitas antar-perangkat yang mulus.
Jika diimplementasikan dengan baik, dua fitur ini bisa menjadi titik balik menuju ekosistem Android yang lebih terpadu dan akhirnya, benar-benar bisa menyaingi kenyamanan Apple yang selama ini jadi standar emas.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |