iPhone Tak Bisa Pakai QRIS Tap? BI Ungkap Alasan & Upaya Tekan Apple!
- BCA
Di Uni Eropa, Apple dipaksa membuka akses NFC setelah Komisi Eropa menetapkan aturan anti-monopoli (Digital Markets Act). Hasilnya, sejak 2024, pengembang pihak ketiga di Eropa bisa memanfaatkan NFC iPhone untuk pembayaran non-Apple Pay.
Namun, di Indonesia yang tidak memiliki regulasi serupa Apple masih memegang kendali penuh atas teknologi tersebut.
Dampak Kebijakan Apple terhadap Ekosistem Digital Indonesia
Ketidaktersediaan QRIS Tap di iPhone bukan sekadar masalah kenyamanan ia berpotensi menghambat inklusi keuangan digital. Pengguna iPhone di Indonesia, meski minoritas secara jumlah, cenderung berasal dari segmen ekonomi menengah-atas yang aktif dalam transaksi ritel, transportasi premium, dan pariwisata.
Tanpa akses QRIS Tap, mereka:
- Terpaksa menggunakan metode QR konvensional yang lebih lambat
- Kurang terlibat dalam ekosistem pembayaran nasional
- Berpotensi beralih ke platform pembayaran asing jika Apple Pay suatu hari hadir
Bagi BI, ini bertentangan dengan visi digitalisasi sistem pembayaran nasional yang inklusif dan interoperabel.
Upaya BI: Diplomasi Teknologi dan Tekanan Regulasi
BI tidak hanya menunggu kebijakan Apple berubah. Otoritas ini tengah:
- Melanjutkan dialog teknis dengan Apple untuk menunjukkan manfaat QRIS Tap bagi pengguna global
- Mendorong koordinasi lintas-kementerian (termasuk Kominfo dan Kemenkeu) untuk mengevaluasi kerangka regulasi kompetisi digital
- Mempersiapkan skenario alternatif, seperti integrasi QRIS Tap via Bluetooth LE atau UWB (Ultra-Wideband), meski solusi ini kurang ideal dibanding NFC
Filianingsih menegaskan bahwa BI akan terus mendorong interoperabilitas, termasuk memastikan semua perangkat tanpa diskriminasi merek bisa mendukung standar pembayaran nasional.
Apa yang Bisa Dilakukan Pengguna iPhone Saat Ini?
Sementara menunggu kebijakan Apple berubah, pengguna iPhone tetap bisa:
- Menggunakan QRIS standar (pindai kode via kamera)
- Memanfaatkan e-wallet yang mendukung QRIS, seperti GoPay, OVO, atau DANA
- Menghindari terminal QRIS Tap yang hanya menerima NFC
Namun, pengalaman pengguna jelas tidak optimal dibanding pengguna Android yang bisa menikmati kecepatan “tap & go”.
Prospek ke Depan: Akankah Apple Menyerah?
Peluang Apple membuka NFC di Indonesia masih terbuka, terutama jika:
- Tekanan publik dan regulator meningkat
- BI menunjukkan data adopsi QRIS Tap yang signifikan
- Indonesia mulai mengadopsi kerangka hukum anti-monopoli digital