OpenClaw Bikin Panik, Perplexity Computer Hadir dengan Sistem Aman!

OpenClaw Bikin Panik, Perplexity Computer Hadir dengan Sistem Aman!
Sumber :
  • Perplexity

Gadget – Di awal tahun 2026, perlombaan pengembangan agen kecerdasan buatan (AI agents) personal memasuki babak baru. Setelah kehebohan OpenClaw kerangka kerja AI otonom open-source yang mampu mengontrol PC secara penuh kini giliran Perplexity, perusahaan mesin pencari berbasis AI, yang meluncurkan solusi tandingannya: Perplexity Computer.

Google Rilis Nano Banana 2: Generator Gambar AI Makin Canggih

Namun, alih-alih mengejar kemampuan tanpa batas seperti OpenClaw, Perplexity justru memilih jalur yang lebih hati-hati: otonomi tinggi dengan keamanan terjamin. Dideskripsikan sebagai “pekerja digital serbaguna”, Perplexity Computer tidak hanya mampu menjalankan tugas kompleks selama berjam-jam bahkan berbulan-bulan tapi juga melindungi perangkat pengguna dari risiko eksekusi liar yang sempat menggemparkan dunia teknologi.

Artikel ini mengupas tuntas arsitektur unik, strategi keamanan, integrasi multi-model AI, serta model bisnis inovatif di balik peluncuran yang bisa jadi penentu arah masa depan agen AI personal.

Samsung Siapkan AI OS Baru, Senjata Rahasia Kalahkan iPhone?

Apa Itu Perplexity Computer? “Dirigen” untuk 19 Model AI Sekaligus

Perplexity Computer bukan sekadar chatbot canggih. Ia adalah sistem agen AI otonom generasi baru yang dirancang untuk merancang, mengeksekusi, dan mengoptimalkan alur kerja digital secara mandiri mulai dari riset mendalam, coding, hingga analisis multimedia.

Samsung Integrasi Perplexity ke Galaxy AI, Ini Cara Kerjanya!

Yang membedakannya dari kompetitor adalah pendekatannya yang kolaboratif dan modular. Alih-alih mengandalkan satu model bahasa besar (LLM), Perplexity Computer bertindak sebagai “dirigen orkestra AI”, memilih model terbaik sesuai konteks tugas:

  • Opus 4.6 → untuk coding dan debugging
  • Gemini → untuk riset akademis dan analisis data
  • Nano Banana & Veo 3.1 → untuk pemrosesan gambar dan video
  • Grok → untuk tugas ringan yang butuh kecepatan
  • ChatGPT 5.2 → untuk memori konteks panjang dan percakapan kompleks

Dengan menggabungkan kekuatan 19 model AI dari berbagai laboratorium riset global, Perplexity Computer menawarkan fleksibilitas tak tertandingi tanpa terjebak pada kelemahan satu model tunggal.

Pelajaran dari Kegagalan OpenClaw: Keamanan Jadi Prioritas Utama

Keputusan Perplexity untuk fokus pada keamanan bukan tanpa alasan. Baru-baru ini, OpenClaw agen AI otonom yang dikembangkan oleh Peter Steinberger memicu kekhawatiran luas setelah insiden fatal: seorang direktur di Meta kehilangan seluruh isi kotak masuk Gmail-nya karena agen tersebut secara otomatis menjalankan perintah penghapusan tanpa konfirmasi.

Masalah utama OpenClaw terletak pada akses langsung ke sistem lokal pengguna. Ia bisa menjalankan perintah terminal, mengontrol browser, bahkan mengelola file semua dalam lingkungan yang tidak terisolasi. Bagi developer, ini adalah kebebasan. Tapi bagi pengguna umum, ini adalah bom waktu.

Perplexity belajar dari kesalahan itu. Perplexity Computer dijalankan sepenuhnya dalam lingkungan sandbox yang terisolasi artinya, ia tidak pernah menyentuh file, aplikasi, atau sistem operasi pengguna secara langsung. Semua eksekusi terjadi di server aman milik Perplexity, lalu hasilnya dikirim kembali ke pengguna.

Pendekatan ini memungkinkan:

  • Otonomi tinggi tanpa risiko merusak perangkat
  • Auditabilitas penuh atas setiap langkah yang diambil
  • Pemulihan instan jika terjadi kesalahan logika

Dengan kata lain, Perplexity menawarkan kekuatan OpenClaw tanpa kegilaannya.

Fitur Unggulan: Otomatisasi Tanpa Henti, Dari Riset hingga Produksi

Perplexity Computer dirancang untuk menjadi asisten digital 24/7. Beberapa kemampuan utamanya meliputi:

1. Alur Kerja Mandiri Berkelanjutan
Pengguna cukup memberikan tujuan umum misalnya, “Buat laporan kompetitif tentang pasar AI di Asia Tenggara” dan agen akan:

  • Mengumpulkan data dari sumber tepercaya
  • Menganalisis tren
  • Menulis laporan lengkap
  • Membuat visualisasi grafis
  • Menyimpan hasil ke cloud

Proses ini bisa berjalan selama berjam-jam atau bahkan berminggu-minggu, dengan checkpoint otomatis dan notifikasi progres.

2. Integrasi Multimodal
Berbeda dengan agen teks murni, Perplexity Computer memahami dan memproses teks, gambar, audio, dan video dalam satu alur kerja. Misalnya, ia bisa menganalisis screenshot error, lalu menulis kode perbaikan otomatis.

3. Antarmuka Manusia-Sentris
Meski otonom, sistem tetap meminta konfirmasi untuk tindakan kritis seperti mengirim email, menghapus data, atau mengakses akun pihak ketiga. Ini memastikan kontrol tetap di tangan manusia.

Harga dan Akses: Eksklusif untuk Pelanggan Premium

Untuk saat ini, Perplexity Computer hanya tersedia di web melalui perplexity.ai/computer dan belum hadir di aplikasi mobile.

Akses perdana dibatasi untuk pelanggan Perplexity Max, paket premium yang dibanderol 200 dolar AS per bulan (sekitar Rp3,1 juta). Namun, Perplexity berencana membuka akses bertahap untuk:

  • Pengguna Pro (20 dolar AS/bulan)
  • Pelanggan Enterprise

Sebagai inovasi pertama dalam industri, Perplexity juga memperkenalkan sistem penagihan per-token mirip dengan API model AI untuk mencerminkan penggunaan daya komputasi yang intensif. Artinya, semakin kompleks tugas yang dijalankan, semakin tinggi biayanya, meski masih dalam kuota langganan.

Implikasi Industri: Masa Depan Agen AI Harus Aman dan Terkontrol

Peluncuran Perplexity Computer menandai pergeseran paradigma dalam pengembangan agen AI. Jika OpenClaw mewakili libertarianisme teknologi kebebasan mutlak dengan risiko tinggi maka Perplexity mewakili pendekatan bertanggung jawab: otonomi yang dibatasi oleh prinsip keamanan, transparansi, dan akuntabilitas.

Bagi perusahaan, ini adalah sinyal bahwa adopsi massal agen AI hanya mungkin terjadi jika kepercayaan pengguna terjamin. Dan bagi pengguna, ini adalah harapan: asisten digital yang benar-benar membantu bukan mengancam.

Kesimpulan: Bukan Cuma Cerdas, Tapi Juga Bijak

Perplexity Computer bukan sekadar respons terhadap tren ia adalah jawaban atas kegagalan etika teknologi. Dengan menggabungkan kekuatan multi-model, isolasi keamanan, dan antarmuka yang menghormati kendali manusia, Perplexity menunjukkan bahwa AI otonom tidak harus berarti AI liar.

Di tengah euforia agen AI yang semakin “hidup”, Perplexity mengingatkan kita pada satu prinsip dasar:
Teknologi hebat bukan yang paling bebas, tapi yang paling bisa dipercaya.

Dan untuk itu, Perplexity Computer layak disebut sebagai langkah maju paling bijak dalam evolusi agen AI personal tahun 2026.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget