Meizu 23 Batal? Meizu Resmi Hentikan Pengembangan Smartphone

Meizu 23 Batal? Meizu Resmi Hentikan Pengembangan Smartphone
Sumber :
  • Istimewa

Samsung Galaxy S26 vs iPhone 17: Siapa Raja Flagship 2026?
  • Meizu membantah rumor kebangkrutkan atau hengkang dari industri teknologi sepenuhnya.
  • Perusahaan resmi menghentikan sementara pengembangan smartphone baru untuk pasar domestik.
  • Fokus utama beralih ke integrasi AI dan penguatan ekosistem Flyme di berbagai sektor.

Resmi! Samsung Galaxy S26 Hadirkan Koneksi Satelit Darurat

Spekulasi mengenai masa depan Meizu 23 akhirnya terjawab melalui pernyataan resmi perusahaan pada 27 Februari 2024. Meizu mengklarifikasi kabar miring yang beredar di media sosial Tiongkok terkait isu kebangkrutkan mereka. Meskipun membantah akan tutup, Meizu mengonfirmasi langkah mengejutkan dengan menghentikan sementara pengembangan smartphone domestik. Keputusan strategis ini diambil guna merealokasi sumber daya perusahaan menuju pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Klarifikasi Meizu Terkait Rumor Meizu Pauses Phone Development

Duel Performa Samsung Galaxy S26: Exynos 2600 vs Snapdragon

Manajemen Meizu menegaskan bahwa laporan mengenai penghentian total bisnis atau kebangkrutan adalah informasi yang tidak akurat. Perusahaan bahkan siap menempuh jalur hukum bagi pihak yang menyebarkan disinformasi tersebut. Namun, mereka tidak menampik adanya restrukturisasi besar di bawah naungan Xingji (Starji) Meizu.

Langkah Meizu pauses phone development ini merupakan transisi terencana, bukan penutupan usaha. Seluruh layanan purna jual dan dukungan untuk pengguna saat ini tetap berjalan normal. Produk yang sudah beredar seperti seri ponsel Meizu, sistem Flyme, dan aksesori Pandaer akan terus tersedia di pasar tanpa gangguan bagi hak konsumen.

Fokus Baru pada Ekosistem Flyme dan AI

Perusahaan kini memposisikan diri sebagai pemain utama dalam ekosistem berbasis AI dan sistem operasi Flyme. Meizu berencana memperluas kolaborasi terbuka melalui model "Powered by Flyme" ke berbagai industri. Fokus ini terbukti sukses pada sektor otomotif dengan instalasi Flyme Auto yang mencapai 2,26 juta kendaraan.

Selain itu, operasional smartphone untuk pasar luar negeri dan pengembangan kacamata AI tetap berlanjut. Produk teknologi dari lini Pandaer juga akan tetap dikembangkan sesuai dengan tren pasar global. Strategi ini menunjukkan ambisi Meizu untuk menjadi pemimpin dalam perangkat lunak dan integrasi ekosistem pintar di masa depan.

Strategi Masa Depan Meizu

Meskipun nasib perilisan Meizu 23 kini berada dalam ketidakpastian, identitas merek Meizu dipastikan tidak akan hilang. Transformasi ini menandai babak baru bagi perusahaan untuk fokus pada integrasi AI yang lebih mendalam. Meizu kini lebih memprioritaskan kemitraan lintas industri dibandingkan sekadar meluncurkan perangkat keras baru secara rutin.

Keputusan ini mencerminkan dinamika pasar smartphone global yang semakin kompetitif dan jenuh. Dengan memperkuat fundamental perangkat lunak, Meizu optimis mampu bertahan melalui inovasi di sektor AI. Ke depannya, pengguna akan melihat Meizu sebagai penyedia solusi ekosistem digital yang jauh lebih luas daripada sekadar produsen ponsel pintar.