AS Debut Drone LUCAS dalam Serangan Udara Masif ke Iran

AS Debut Drone LUCAS dalam Serangan Udara Masif ke Iran
Sumber :
  • Istimewa

Trump Putus Kontrak Anthropic: Tolak AI Jadi Senjata Otonom
  • Komando Pusat AS (CENTCOM) mengonfirmasi penggunaan perdana drone LUCAS dalam serangan udara ke wilayah Iran.
  • Drone murah seharga Rp590 juta ini merupakan hasil rekayasa balik dari teknologi drone Shahed-136 milik Iran.
  • Integrasi jaringan Starlink memungkinkan drone ini melakukan koordinasi otonom dan taktik serangan kawanan (swarm).

Keamanan iPhone Diakui NATO untuk Kelola Data Rahasia Negara

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengonfirmasi penggunaan perdana drone LUCAS dalam serangan udara ke Iran pada 28 Februari. Operasi militer bertajuk Operation Epic Fury ini melibatkan Satuan Tugas Scorpion Strike yang baru dibentuk Desember lalu. Penggunaan teknologi ini menandai babak baru strategi militer AS melalui senjata yang efisien namun mematikan.

Mengenal Teknologi Drone LUCAS dalam Operation Epic Fury

Bongkar Arti Sebenarnya Sertifikasi Militer MIL-STD-810

Operation Epic Fury menjadi momentum penting bagi militer Amerika Serikat dan Israel dalam menyerang sejumlah target strategis. AS mengerahkan unit Low-Cost Uncrewed Combat Attack System (LUCAS) melalui peluncuran darat. Satuan Tugas Scorpion Strike mengelola operasi ini khusus untuk menghadapi dinamika peperangan modern di kawasan tersebut.

Penggunaan drone ini mencerminkan langkah langka Washington dalam mengadopsi strategi lawan. Militer AS kini menggunakan teknologi serupa drone kamikaze yang selama ini menjadi andalan Iran. Strategi ini terbukti efektif dalam memberikan tekanan udara secara masif tanpa biaya operasional yang membengkak.

Harga Ekonomis dengan Kapabilitas Mematikan

Juru Bicara CENTCOM, Kapten Angkatan Laut Tim Hawkins, menjelaskan bahwa platform LUCAS hanya berbiaya sekitar US$35.000. Nilai ini setara dengan Rp590 juta per unitnya. Harga tersebut jauh lebih murah daripada rudal konvensional atau sistem serangan jarak jauh tradisional AS.

Meskipun murah, drone ini memiliki jangkauan hingga 444 mil dengan durasi terbang mencapai enam jam. SpektreWorks merancang perangkat ini untuk mengangkut muatan seberat 40 pon secara presisi. Selain itu, produsen dapat memproduksi massal drone ini dengan cepat untuk kebutuhan operasi jangka panjang.

Inovasi Swarm Tactics dan Integrasi Starlink

Kelebihan utama drone LUCAS terletak pada kemampuan koordinasi otonom yang sangat canggih. Teknologi ini memungkinkan militer AS menerapkan taktik serangan kawanan atau swarm tactics di medan tempur. Integrasi sistem ini menciptakan serangan berbasis jaringan yang jauh lebih dinamis dan sulit dibendung lawan.

Halaman Selanjutnya
img_title