Xiaomi Miclaw Resmi Diperkenalkan, Asisten AI Otonom yang Bisa Mengoperasikan Aplikasi Sendiri
- Xiaomi
Kemampuan ini sebenarnya memiliki konsep yang mirip dengan teknologi AI Agent yang sebelumnya diperkenalkan oleh Honor pada smartphone mereka. Namun, Xiaomi mencoba mengembangkan pendekatan yang lebih fleksibel melalui integrasi lintas aplikasi dan sistem.
Salah satu contoh penggunaan Miclaw adalah ketika pengguna memberikan perintah yang tidak terlalu spesifik. Dalam situasi seperti ini, AI akan mencoba menafsirkan maksud perintah tersebut, kemudian mengubahnya menjadi tindakan konkret.
Misalnya, jika pengguna meminta AI untuk “mengatur jadwal perjalanan,” sistem dapat membuka aplikasi kalender, memeriksa agenda yang ada, lalu menambahkan jadwal baru secara otomatis. Semua proses itu dilakukan tanpa perlu instruksi tambahan dari pengguna.
Teknologi ini bekerja menggunakan mekanisme yang disebut Xiaomi sebagai “siklus inferensi-eksekusi.” Mekanisme tersebut menjadi inti dari cara kerja Miclaw.
Prosesnya dimulai ketika AI menganalisis perintah yang diberikan pengguna. Setelah itu, sistem akan memilih alat yang tepat serta menentukan parameter yang diperlukan untuk menjalankan tugas. Langkah berikutnya adalah mengeksekusi tindakan tersebut.
Namun proses tidak berhenti sampai di situ. Setelah tindakan dijalankan, AI akan mengevaluasi hasilnya. Jika tugas belum selesai, sistem akan melanjutkan proses hingga tujuan akhir tercapai.
Menariknya, semua langkah ini dilakukan secara asinkron. Artinya, proses yang dijalankan Miclaw tidak akan mengganggu aktivitas lain pada smartphone. Dengan begitu, pengguna tetap bisa menggunakan perangkat secara normal saat AI sedang bekerja di latar belakang.
Selain itu, Miclaw juga dilengkapi dengan sistem memori yang memungkinkan AI belajar dari penggunaan sebelumnya. Sistem ini menyimpan konteks penting dari interaksi pengguna, sehingga AI dapat memahami pola perintah yang sering digunakan.
Interaksi lama akan dikompresi agar tidak membebani sistem, tetapi informasi penting tetap disimpan. Dengan cara ini, Miclaw dapat mengingat maksud dari perintah yang lebih kompleks atau berulang.
Keunggulan lain dari Miclaw adalah integrasinya dengan ekosistem perangkat pintar Xiaomi. Melalui platform Mi Home, AI ini dapat membaca status perangkat rumah pintar dan mengirimkan perintah kontrol.
Sebagai contoh, pengguna dapat meminta AI untuk memeriksa kondisi lampu, pendingin ruangan, atau perangkat IoT lain yang terhubung. Jika izin diberikan, Miclaw dapat langsung mengeksekusi perintah tersebut dari smartphone.