Kenapa di iPhone Tanggal 5–14 Oktober 1582 'Hilang'? Ini Penjelasannya!
- IFLScience
Gadget – Jika Anda sedang iseng membuka aplikasi Kalender di iPhone dan menggulir jauh ke masa lalu tepatnya ke Oktober 1582 Anda mungkin akan terkejut. Tanggal 4 Oktober 1582 langsung diikuti oleh 15 Oktober 1582. Tidak ada tanggal 5, 6, 7... hingga 14.
Jangan panik. Ini bukan bug sistem, bukan kesalahan Apple, dan apalagi bukan lelucon developer. Faktanya, 10 hari tersebut benar-benar tidak pernah terjadi dalam sejarah resmi dunia Barat.
Lalu, apa yang sebenarnya terjadi? Jawabannya terletak pada salah satu reformasi waktu paling radikal dalam sejarah manusia: transisi dari Kalender Julian ke Kalender Gregorian.
Asal-Usul Kalender Julian: Warisan Julius Caesar
Semua berawal pada tahun 45 SM, ketika Julius Caesar memperkenalkan Kalender Julian sebagai pengganti sistem penanggalan Romawi kuno yang kacau. Kalender ini dirancang oleh astronom Mesir Sosigenes dari Alexandria dan menjadi sangat canggih untuk zamannya.
Kalender Julian menetapkan:
- Satu tahun = 365 hari
- Setiap 4 tahun, ditambahkan 1 hari kabisat di bulan Februari
- Rata-rata panjang tahun = 365,25 hari
Namun, ada masalah kecil tapi krusial: satu tahun tropis (waktu Bumi mengelilingi Matahari) sebenarnya hanya 365,2422 hari lebih pendek 11 menit 14 detik dari perhitungan Julian.
Selisih ini tampak sepele, tapi terakumulasi sekitar 1 hari setiap 128 tahun. Dalam 16 abad, selisih itu mencapai sekitar 10 hari.
Masalah Besar bagi Gereja Katolik: Paskah Jadi Salah Waktu
Bagi masyarakat umum, pergeseran 10 hari mungkin tak terasa. Tapi bagi Gereja Katolik, ini adalah krisis teologis.
Sejak Konsili Nicea tahun 325 M, Gereja menetapkan bahwa Paskah harus dirayakan pada Minggu pertama setelah bulan purnama pertama setelah ekuinoks musim semi (21 Maret).
Namun, karena akumulasi kesalahan kalender, pada abad ke-16, ekuinoks musim semi jatuh pada 11 Maret bukan 21 Maret. Akibatnya, tanggal Paskah semakin menjauh dari waktu yang ditetapkan secara liturgis.
- Gereja menyadari: jika dibiarkan, dalam beberapa abad lagi, Paskah bisa dirayakan di musim dingin!
- Solusi Radikal: Hapus 10 Hari Sekaligus
Pada tahun 1582, Paus Gregorius XIII mengambil langkah berani. Ia memperkenalkan Kalender Gregorian revisi permanen terhadap sistem penanggalan.
Perubahan utamanya:
- Tetap 365 hari per tahun, dengan kabisat tiap 4 tahun
- Tapi: tahun yang habis dibagi 100 tidak kabisat, kecuali juga habis dibagi 400
→ Contoh: 1900 bukan kabisat, tapi 2000 adalah kabisat