FSR Redstone Resmi Dikembangkan untuk PS5-Tapi Jangan Harap Main Tahun Ini!
- Gizchina
Gadget – Dalam wawancara eksklusif dengan Digital Foundry, Mark Cerny Lead System Architect di balik PlayStation 4 dan PlayStation 5 secara resmi mengonfirmasi bahwa Sony dan AMD telah bersama-sama mengembangkan teknologi frame generation generasi terbaru yang menjadi bagian dari FSR Redstone. Lebih mengejutkan lagi, Cerny menyatakan bahwa versi setara dari teknologi ini akan hadir di platform PlayStation “pada suatu saat”, meski tidak dalam waktu dekat.
“Kami tidak memiliki rilis tambahan yang direncanakan tahun ini,” ujar Cerny, memberi petunjuk kuat bahwa fitur tersebut kemungkinan besar baru muncul pada 2027 atau sesudahnya.
Pengumuman ini menjadi tonggak penting dalam evolusi teknologi grafis konsol, sekaligus memperkuat kolaborasi strategis antara Sony dan AMD dalam proyek bernama Project Amethyst inisiatif rahasia yang kini mulai terungkap secara bertahap.
Apa Itu FSR Redstone? Dan Bagaimana Kaitannya dengan PlayStation?
FSR Redstone adalah generasi terbaru dari FidelityFX Super Resolution (FSR), teknologi upscaling dan frame generation buatan AMD. Namun, berbeda dari pendahulunya, FSR Redstone dikembangkan secara bersama oleh AMD dan Sony melalui Project Amethyst proyek kolaboratif yang juga melahirkan PlayStation Spectral Super Resolution (PSSR) 2.0.
Menurut Cerny:
“PSSR 2.0 yang baru dirilis untuk PS5 Pro menggunakan algoritma inti yang sama dengan upscaling di FSR Redstone. Dan frame generation-nya juga didasarkan pada teknologi yang kami co-engineer bersama AMD.”
Artinya, meski namanya berbeda di ekosistem PlayStation, inti teknologinya identik hanya dikemas ulang untuk optimalisasi konsol.
Perbedaan dengan Implementasi FSR 3 Saat Ini di PS5
Beberapa game seperti Immortals of Aveum (Ascendant Studios) dan The First Descendant (NEXON) memang sudah menggunakan FSR 3 Frame Generation di PlayStation 5. Namun, implementasi tersebut:
- Mengandalkan versi PC yang di-port
- Tidak dioptimalkan khusus untuk arsitektur PS5
- Masih rentan terhadap ghosting, latency, dan artefak visual
Sebaliknya, versi resmi dari FSR Redstone Frame Generation untuk PlayStation akan:
- Memanfaatkan machine learning on-device (kemungkinan via AI accelerator di PS5 Pro)
- Menawarkan pengurangan signifikan pada ghosting dan artefak
- Diintegrasikan langsung ke sistem level rendah (low-level API) untuk latensi minimal
Ini bukan sekadar update driver melainkan lompatan arsitektural dalam cara konsol menangani frame interpolation.
Mengapa Tidak Dirilis Tahun Ini?
Cerny sengaja menjaga ekspektasi publik dengan menegaskan:
“All I can say is that we have no more releases planned for this year.”
Beberapa kemungkinan alasan keterlambatan:
- PS5 Pro baru saja diluncurkan tim fokus pada stabilitas dan adopsi awal PSSR 2.0.
- Frame generation butuh validasi ekstensif untuk memastikan tidak merusak pengalaman gameplay (misalnya input lag).
- Integrasi ML-based frame gen membutuhkan SDK baru yang harus didistribusikan ke developer terlebih dahulu.
Dengan kata lain, Sony ingin memastikan bahwa ketika fitur ini rilis, semua game besar siap mendukungnya sejak hari pertama.
Dampak bagi Developer dan Pemain
Bagi developer, kehadiran library resmi berarti:
- Akses ke frame generation yang dioptimalkan khusus untuk PS5/PS5 Pro
- Integrasi lebih mudah tanpa perlu mengandalkan solusi pihak ketiga
- Potensi peningkatan performa hingga 2x FPS tanpa penurunan kualitas visual signifikan
Bagi pemain, ini berarti:
- Game bisa berjalan di resolusi native tinggi + 60+ FPS bahkan di mode ray tracing
- Pengalaman bermain jadi lebih halus, terutama di game open-world atau shooter kompetitif
- PS5 Pro benar-benar menjadi “mesin next-gen” yang memanfaatkan AI sepenuhnya
Kapan Bisa Dinikmati? Perkiraan Timeline
Berdasarkan pola rilis Sony dan pernyataan Cerny:
- 2025: Fokus pada adopsi PSSR 2.0 oleh developer
- 2026: SDK frame generation dibagikan ke studio mitra (seperti Naughty Dog, Santa Monica, Guerrilla)
- 2027: Rilis publik kemungkinan besar bersamaan dengan game AAA besar (misalnya God of War Ragnarök II atau Horizon 3)
Jadi, meski teknologinya sudah “siap”, ekosistem perlu matang terlebih dahulu.
Kesimpulan: Kolaborasi Sony-AMD Membentuk Masa Depan Grafis Konsol
Konfirmasi dari Mark Cerny bukan hanya soal fitur teknis ia adalah pengakuan bahwa masa depan grafis real-time tak lagi hanya tentang GPU, tapi juga AI dan kolaborasi silang-platform.
Dengan FSR Redstone Frame Generation di cakrawala, PlayStation bersiap memasuki era di mana:
Konsol bisa menghasilkan frame yang tidak pernah dirender oleh GPU
Kualitas visual dan kelancaran gerak tak lagi saling mengorbankan
Sony dan AMD menjadi arsitek utama standar grafis generasi berikutnya
Meski harus menunggu hingga 2027, satu hal pasti: ketika fitur ini tiba, ia akan mengubah cara kita bermain selamanya.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |