Dracin Viral Ternyata Dibuat oleh AI! Ini Tools yang Dipakai
- Sixth Tone
Namun, pelaku industri menegaskan: AI bukan pengganti manusia melainkan alat bantu.
Lin Ju, manajer operasional Yuanying, perusahaan produksi di Hengdian (dijuluki “Hollywood-nya China”), menyatakan:
“AI tidak dimaksudkan untuk menggantikan manusia. Inti penciptaan tetap ada pada manusia.”
Ia menekankan bahwa penulis skenario tetap harus mengarahkan bahasa visual, dan syuting dengan aktor nyata masih penting agar industri tidak kehilangan jiwa sinematiknya.
Masa Depan: Prompt Engineer, Profesi Baru di Era AI
Chen Kun optimistis. Ia percaya profesi baru akan muncul, seperti:
- Prompt engineer: ahli merancang instruksi kreatif untuk AI
- AI director: mengawasi alur kerja antara manusia dan mesin
- Ethical auditor AI: memastikan konten tidak melanggar norma atau hak cipta
“Semua yang kami deskripsikan di prompt berasal dari imajinasi kami sendiri,” kata Chen.
“Baik itu wujud manusia maupun monster, itu tetap kreasi orisinal.”
Kesimpulan: AI Bukan Musuh, Tapi Mitra Kreatif
Revolusi AI di industri microdrama China bukan sekadar tren ia adalah transformasi struktural yang mengubah cara kita memproduksi, mengonsumsi, dan memahami hiburan.
Dracin yang bikin ketagihan mungkin lahir dari mesin, tapi emosi yang memicu klik itu tetap berasal dari manusia. Dan selama manusia masih punya imajinasi, AI hanyalah kuas baru di tangan seniman digital abad ke-21.
Yang pasti: masa depan hiburan sudah di sini dan ia bekerja 24/7, tanpa lelah, dan hanya butuh satu prompt untuk memulai.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |