Moonton Dijual ke Arab Saudi? Nasib Mobile Legends di Ujung Tanduk!
- Moonton
Gadget – Industri game global kembali diguncang kabar besar. ByteDance, perusahaan induk TikTok asal China, dikabarkan tengah dalam negosiasi serius untuk menjual Moonton, studio pengembang Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), kepada Savvy Games Group perusahaan game milik dana investasi pemerintah Arab Saudi, Public Investment Fund (PIF).
Menurut laporan eksklusif dari Reuters, nilai transaksi yang dibicarakan berkisar antara 6 hingga 7 miliar dollar AS, atau setara Rp100–117 triliun. Jika kesepakatan ini terealisasi pada awal 2026 seperti yang direncanakan, ini akan menjadi salah satu akuisisi terbesar dalam sejarah industri game mobile, sekaligus menandai mundurnya ByteDance dari bisnis gaming yang pernah ia pertaruhkan besar-besaran.
Bagi lebih dari 110 juta pemain aktif bulanan MLBB di seluruh dunia termasuk jutaan di Indonesia kabar ini memicu kekhawatiran: Apa nasib Mobile Legends ke depan? Apakah turnamen MPL ID tetap berjalan? Dan bagaimana arah pengembangan game ini di bawah kepemilikan baru?
Artikel ini mengupas tuntas latar belakang rencana penjualan, profil kedua perusahaan, implikasi strategis, serta dampak potensial bagi komunitas pemain dan ekosistem e-sports global.
Moonton: Studio di Balik Kesuksesan Mobile Legends
Didirikan pada 2014, Moonton adalah studio game mobile yang melesat pesat berkat keberhasilannya meluncurkan Mobile Legends: Bang Bang MOBA (Multiplayer Online Battle Arena) yang menjadi fenomena di Asia Tenggara, Amerika Latin, dan Timur Tengah.
Beberapa pencapaian utama Moonton:
- 1,5+ miliar unduhan global
- 110+ juta pengguna aktif bulanan
- Masuk 10 besar game paling dimainkan di lebih dari 80 negara
- Mengoperasikan kantor di Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, China, dan Amerika Latin
- Mempekerjakan lebih dari 2.000 karyawan
Pada 2021, ByteDance mengakuisisi Moonton melalui unit gaming-nya, Nuverse, dengan nilai 4 miliar dollar AS (Rp67,3 triliun) langkah ambisius untuk menyaingi raksasa seperti Tencent dan NetEase di ranah game.
Namun, strategi itu tak berjalan mulus.
Mengapa ByteDance Ingin Melepas Moonton?
Sejak 2023, ByteDance telah melakukan restrukturisasi besar-besaran di divisi gaming-nya. Evaluasi internal menunjukkan bahwa bisnis game tidak memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan inti perusahaan, yang masih didominasi oleh TikTok dan iklan digital.