Update Driver AMD Ryzen Z1 Dilaporkan Mandek, Ada Apa?
- Jacob Roach / Digital Trends
- Laporan menyebutkan dukungan update driver untuk chip AMD Ryzen Z1 dan Z1 Extreme mulai melambat.
- Lenovo Korea kabarnya menyarankan pengguna Legion Go untuk mengandalkan Windows Update saja.
- Pengguna ASUS ROG Ally juga mengeluhkan absennya pembaruan driver grafis dalam beberapa bulan terakhir.
Pemilik PC gaming genggam berbasis chip AMD Ryzen Z1 kini tengah dilanda kekhawatiran mendalam. Laporan terbaru mengindikasikan bahwa update driver AMD Ryzen Z1 dan Z1 Extreme mungkin telah melambat atau bahkan terhenti sepenuhnya. Masalah ini berdampak langsung pada perangkat populer seperti Lenovo Legion Go dan ASUS ROG Ally.
Ketidakpastian ini memicu spekulasi mengenai komitmen jangka panjang AMD terhadap dukungan perangkat lunak konsol genggam. Padahal, konsistensi pembaruan sangat krusial untuk menjaga stabilitas sistem. Pengguna kini mempertanyakan masa depan perangkat premium yang mereka miliki.
Kabar Buruk Terkait Update Driver AMD Ryzen Z1
Kekhawatiran ini bermula saat Lenovo Korea kabarnya menginformasikan pelanggan bahwa Legion Go orisinal tidak akan menerima pembaruan BIOS atau driver lagi. Pihak Lenovo menyarankan pengguna untuk hanya bergantung pada Windows Update atau driver generik AMD. Hal ini tentu mengecewakan bagi pengguna yang mengharapkan optimasi khusus.
Kondisi serupa ternyata menimpa ASUS ROG Ally yang menggunakan platform silicon yang sama. Sejumlah laporan pengguna menunjukkan bahwa perangkat tersebut tertahan pada versi driver grafis lama sejak Agustus. Padahal, industri game terus merilis judul-judul besar yang membutuhkan dukungan driver terbaru agar berjalan optimal.
Inkonsistensi Dukungan Chipset Z1 dan Z2 Go
Situasi semakin membingungkan dengan munculnya peringatan di forum Lenovo terkait instalasi driver. Pengguna dilarang memasang driver Legion Go S ke perangkat Legion Go versi standar. Pasalnya, Legion Go S menggunakan chip Z2 Go yang berbasis arsitektur Zen 3 yang lebih tua.
Sementara itu, chip Z1 Extreme yang justru menggunakan arsitektur Zen 4 yang lebih baru malah mengalami kemacetan pembaruan. Ketidakcocokan generasi arsitektur ini membuat proses instalasi silang sangat berisiko bagi hardware. Pengguna pun merasa terjebak dalam ekosistem yang kurang terorganisir dengan baik.