Cara Membuat Meriam Raksasa di Minecraft, Auto Hancur Benteng Lawan
- minecraft
Oleh karena itu, rangkaian redstone memegang peran vital. Redstone dipasang di sisi struktur lalu dihubungkan ke repeater untuk mengatur delay. Idealnya, dibuat dua jalur sinyal. Jalur pertama memiliki waktu lebih cepat untuk memicu TNT pendorong. Jalur kedua diberi sedikit jeda tambahan, sekitar dua hingga empat tick, agar TNT proyektil aktif setelah terdorong. Perbedaan waktu inilah yang menentukan keberhasilan tembakan. Jika keduanya meledak bersamaan, TNT proyektil tidak sempat meluncur dan hanya akan meledak di tempat.
Setelah sistem siap, proses penembakan relatif sederhana. Isi jalur air dengan TNT pendorong, letakkan satu TNT di ujung depan, lalu tekan tombol atau aktifkan tuas. Jika semua pengaturan tepat, TNT akan terlihat melesat jauh sebelum meledak di kejauhan. Namun, apabila ledakan terjadi di sekitar meriam, berarti pengaturan delay perlu disesuaikan kembali.
Bagi pemain yang ingin meningkatkan daya hancur, meriam dapat dikembangkan menjadi versi super besar. Caranya antara lain dengan menambah jumlah TNT pendorong, membuat lapisan ganda TNT, atau memasang dispenser otomatis agar pengisian lebih cepat. Pada versi permainan terbaru, slime block juga sering dimanfaatkan untuk desain modern atau mekanisme tambahan. Di server PvP, bahkan ada meriam yang panjangnya lebih dari dua puluh blok demi menghasilkan jarak tembak maksimal.
Meski terlihat menarik, ada beberapa kesalahan umum yang kerap terjadi. Pertama, penggunaan blok selain obsidian yang menyebabkan struktur mudah hancur. Kedua, pengaturan repeater tanpa perbedaan delay. Ketiga, air yang tidak cukup sehingga ledakan merusak rangka. Terakhir, penggunaan TNT terlalu banyak tanpa penghitungan matang. Karena itu, pemain mode Survival disarankan berhati-hati, mengingat obsidian dan TNT membutuhkan usaha ekstra untuk dikumpulkan.
Sebagai alternatif aman, pemula dapat memulai dari versi mini. Panjang enam blok dengan empat TNT pendorong dan satu TNT proyektil sudah cukup untuk latihan. Setelah memahami mekanismenya, barulah ukuran diperbesar secara bertahap. Pendekatan ini membantu mengurangi risiko kerusakan dan pemborosan material.
Menariknya, meriam raksasa tidak selalu harus berfungsi sebagai senjata. Dalam mode Creative, banyak pemain membangun meriam dekoratif tanpa TNT. Mereka menggunakan blackstone atau obsidian sebagai badan utama, menambahkan slab dan tangga untuk detail, serta memasang dispenser dan campfire demi efek visual asap. Hasilnya memang tidak bisa menembak, tetapi tetap terlihat megah dan cocok untuk peta petualangan.